Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Kerja Nyata Revolusi Mental secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Puan Maharani di Manado, Jumat (26/10). Menko Puan menekankan pentingnya implementasi Revolusi Mental sebagai upaya strategis memajukan bangsa dan negara.
“Gerakan Nasional Revolusi Mental pada intinya adalah sebuah gerakan menjebol penghambat kemajuan dan membangun peradaban yang memajukan bangsa dan negara,” ujar Menko Puan.
Hadir dalam peringatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Menkoplhukam Wiranto, Gubernur Sulut Olly Dondonkambey.
Melalui penyelenggaraan PKN Revolusi Mental tahun ini, pemerintah mewujudkan praktek pembangunan budaya berkemajuan tersebut melalui pelayanan publik yang lebih baik yaitu berupa pelayanan yang tepat waktu, pelayanan yang tepat informasi, pelayanan yang jelas biayanya, pelayanan yang jelas prosedurnya, pelayanan tanpa pungli, pelayanan yang memudahkan dan nyaman.
“Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat menuntut komitmen dari seluruh aparatur negara untuk bekerja dengan integritas, etos kerja, dan kebersamaan yang tinggi” jelas Menko Puan.
Puan menekankan meski sulit revolusi mentalharus dilakukan karena merupakan salah satu cara Indonesia bisa berkompetisi dengan negara negara lain dengan melakukan perubahan-perubahan yang ada di pelayanan publik.
Menurur Puan revolusi mental adalah semua inovasi yg dilkukan kementerian dan lembaga dalam hal pelayanan infrastruktur pembangunan manusia dan pembangunan layanan publik yang lebih baik.
"Kita ini sudah semua secara perlahan melakukan revolusi mental. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah itu juga merupakan bagian dari revolusi mental. Sinergi antara kementerian dan lembaga itu juga merupakan bagian dari revolusi mental yang dilakukan oleh pemerintah," katanya.
Puan mengakui masih banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya adalah bagaimana pelayanan publik yang dilakukan pemerintah itu bisa lebih bermakna dan dimaknai oleh masyarakat.
"Salah satu contohnya pada waktu Asian Games.. Kita melihat bagaimana budaya mengantri itu dilakukan. Bagaimana budaya membuang sampah dilakukan. Bagaimana rasa nasionalisme itu tumbuh dalam mendukung atlet-atlet kita," katanya.
Secara khusus Puan mengatakan Manado dipilih sebagai tenpat perayaan PKN Revolusi Mental itu karena ndaerah atau provinsi tersebut sudah melakukan gerakan revolusi mental.
"Ya kalau saya melihat di Provinsi Sulut ini atau kota Manado telah dilakukan pelayanan publik yang baik dalam artian kemudian bagaimana provinsi atau Pemda itu berusaha untuk menaikkan pariwisata sebagai salah satu, mempromosikan daerahnya itu salah satu revolusi mental," kata Puan.
Saat ini, kata Puan, Manado atau Sulut ini meningkat sangat tajam dibanding sebelumnya.
Gubernur Sulut Olly Dondonkambey menyatakan terimakasihnya atas kepercayaan yang diberikan untuk mengggelar PKN. Pada kesempatan itu dia meminta Puan memberi nama untuk pulau pulau di lSulut yang banyak belum bernama. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved