Perhatikan Anakmu, Bukan Gawaimu

Antara
25/10/2018 15:51
Perhatikan Anakmu, Bukan Gawaimu
(Thinkstock)

ADAKALANYA orangtua terlalu terpaku pada perangkat teknologi mereka sehingga melupakan hal-hal penting semisal berinteraksi dengan anak-anak. Di sinilah pentingnya orangtua melalukan detoks gawai.

"Adakalanya kita tidak harus selalu terpaku pada teknologi misalnya gadget. Seringkali kita melupakan hal lain karena terlalu fokus pada gadget kita. Berikan kesempatan anak bermain dengan kita tanpa melibatkan teknologi. Bermain antara orangtua dan anak," ujar psikolog anak dan keluarga dari Teman Hati Konseling, Ajeng Raviando, Psi. di Jakarta, hari ini.

Menurut Ajeng, terlalu fokus memegang gawai bisa berakibat hilangnya kesempatan orangtua sekedar merangkul, menggandeng dan kontak fisik lainnya dengan anak mereka. Padahal, kontak fisik ini bisa membangun ikatan emosional antara orangtua dan anak.

"Jangan lupa, anak butuh sentuhan, dipeluk, disayang, ada kontak fisik antara orangtua dan anak itu penting untuk menciptakan emotional bonding," kata dia.

Kapan sebaiknya detoks teknologi orangtua lakukan? Menurut Ajeng, tak ada waktu khusus dan tergantung masing-masing angtua tua, asalkan bisa efisien dan efektif.

"Tergantung aturan di rumah masing-masing. Bahkan menaruh gadget waktu makan juga sebenarnya kesempatan untuk detoks teknologi. Santai berbicara, mendengarkan cerita masing-masing. Yang efektif dan efisien, jangan sampai enggak mengobrol," tutur dia. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya