Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN sektor pariwisata Indonesia sepanjang Januari-Desember 2017 mencapai 22% dan menempati peringkat ke-9 tertinggi dunia, mengungguli Malaysia (4%), Singapura (5,8%), dan Thailand (8,7%).
Tak hanya itu, selama empat tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, pariwisata juga sukses menyumbang devisa keempat terbesar dan mematahkan dominasi sektor berbasis sumber daya alam (SDA),
"Diumumkan The World Travel & Tourism Council (WTTC) bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi nomor sembilan di dunia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, kemarin.
Arief memaparkan pertumbuhan pariwisata RI pada Januari-Desember 2017 mencapai 22%, atau di atas rata-rata pertumbuhan wisatawan dunia sebesar 6,4% dan pertumbuhan wisatawan di ASEAN 7%.
Selain Indonesia, pertumbuhan pariwisata tertinggi diraih Vietnam sebesar 29%. Arief menilai Vietnam tumbuh lebih baik salah satunya karena melakukan banyak deregulasi.
Dari sektor pariwisata pula, RI mengantongi devisa sebanyak US$15 miliar, atau peringkat keempat terbesar setelah kelapa sawit (CPO), minyak dan gas bumi, serta pertambangan (batu bara). Raihan devisa pariwisata 2017 lebih tinggi daripada tahun sebelumnya yang hanya US$13,6 miliar. "Sumbangan devisa dari sektor pariwisata meningkat sejak 2015 dari US$12,2 miliar pada 2016 menjadi US$13,6 miliar," imbuhnya.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara juga dilaporkan terus melejit, dari 2015 sebanyak 9,7 juta orang menjadi 14 juta pada 2017.
Terkait dengan ulah agen travel yang mengobral murah pariwisata Bali ke wisman asal Tiongkok, Menpar mengaku akan memverifikasi ulang daftar agen travel Tiongkok yang teregistrasi. "Kalau teregistrasi melakukan itu, tinggal cabut," serunya.
Seperti diketahui, destinasi wisata Bali dirusak ulah agen travel yang mengobral murah tarif ke wisatawan asal Tiongkok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved