Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPARAN Es Ross (Ross Ice Shelf) di Antartika bisa bersuara seperti rintihan. Para ilmuwan mengungkapkan pergerakan angin yang melintasi perbukitan es menghasilkan nada seismik berkelanjutan yang menyerupai alunan lagu sedih.
Akan tetapi, nyanyian es berada pada frekuensi yang tidak dapat didengar telinga manusia. Para peneliti terlebih dahulu memasang 34 sensor seismik untuk mengumpulkan rekaman nyanyian selama beberapa tahun. Temuannya ialah hamparan es cenderung bernyanyi pada frekuensi 5 hertz, atau 5 putaran per detik. Dengungan dahsyat ditimbulkan embusan angin aktif. Fitur dengungan yang dinyanyikan pun berubah seturut respons atas peristiwa yang memengaruhi hamparan es. Misalnya badai yang mengempas permukaan atau pencairan es yang berlebihan. "Sebenarnya alat yang kami pasang bertujuan memantau perubahan lingkungan, serta sejauh mana dampaknya pada hamparan es," ujar Julien Chaput, peneliti dari Colorado State University. (Livescience/Tes/X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved