Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN guru madrasah diminta terus mengembangkan diri meningkatkan kemampuan dan kompetensi diri menyongsong abad 21.
"Kami berharap guru guru madrasah terus mengembangkan diri meningkatkan kompetensi sehingga menjadj guru abad 21 yang siap membekali anak anak didik berkiprah pada masanya yang berbeda dengan kita," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat memberi sambutan Seminar Nasional Pendidikan Islam dan Masa Depan Indonesia di Kampus UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Rabu (17/10).
Acara yang digelar Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) ini dihadiri Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dede Rosyada, Ketua Umum PGMI, Syamsuddin, Ketua Pelaksana, Ismail Nur, yang juga Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, para guru, dan kepala madrasah dari 24 provinsi serta perwakilan Kementerian Agama.
Lebih lanjut ia berpesan para guru hendaknya juga mempunyai kemauan untuk menjadi pembelajar.
"Mari kita tumbuhkan kesadaran untuk terus belajar jika guru berhenti belajar tidak lagi berhak di ruang kelas. Jadi kita harus terus menerus menjadi pembelajar," tegas Anies yang mendapat sambutan antusias para peserta yang hadir.
Hemat Anies, keberhasilan guru dan anak didik tidak dilihat semata dari rapor yang dihasilkan hari ini.
"Keberhasilan dapat dilihat bila anak kita tumbuh potensinya tidak dari rapor saja. Sebab gambaran keberhasilan anak kita juga pada perbaikan akhlak atau karakternya," tandasnya.
Dia mengutarakan bekal terpenting bagi anak juga mencakup pendidikan akhlak atau pendidikan karakter yang baik.
Anies Baswedan yang juga mantan Mendikbud ini mengingatkan di era revolusi industri 4.0 saat ini betapa pun canggihnya teknologi posisi guru tak tergantikan. Menurut dia, guru yang rajin, kreatif, dan inspiratif tak akan tergantikan teknologi. Sebaliknya, guru yang malas, tidak kreatif, mekanistik, dan text book saja bisa tergantikan oleh teknologi.
Dikatakan, pihaknya dari Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh pada kegiatan sekolah dan madrasah. Mesti ada kesetaraan dalam pembinaan. Menurutnya, Pemprov DKI memberikan hibah bantuan pendidikan dan pelatihan untuk madrasah dan guru madrasah melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama dan sebagian melalui Dinas Pendidikan DKI.
Ketua Umum PGMI Syamsuddin berharap kegiatan Seminar dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PGMI dapat menghasilkan rekomendasi tentang peran dan kiprah guru madrasah lebih optimal.
"Menghadapi era teknologi dan tantangan otonomi daerah guru madrasah kita harapkan bisa lebih profesional. Guru madrasah bisa menjadi hebat dan bermartabat," tegasnya.
Lebih dari itu, lanjut dia, guru madrasah selain memiliki kompetensi tinggi juga harus menjadi teladan. Hemat dia, tantangan anak didik zaman now pada kekerasan, narkoba, pornografi, menjadikan guru mesti memperkuat keteladanan dan pendidikan akhlak atau pendidikan karakter. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved