Ketum PBNU: Islam Mengutuk Hoaks

Haufan Hasyim Salengke
11/10/2018 22:15
Ketum PBNU: Islam Mengutuk Hoaks
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan Islam mengutuk hoaks dan setiap orang harus menjauhi perbuatan menyebarkan berita bohong.

Hal itu diutarakan Said, Kamis (11/10), saat dimintai pandangan tentang sikap PBNU terhadap hoaks, terutama terkait kasus yang menjerat Ratna Sarumpaet.

"Alquran 15 abad yang lalu sudah mengutuk yang namanya kebohongan, fitnah, adu domba, hate speech," ujar Ketum PBNU.

Said lalu mengutip penggalan ayat dalam QS Alqalam ayat 10-12 yang intinya tentang kecaman dan peringatan Allah terhadap orang yang suka mencela, menyebarkan fitnah, menghina, dan melampaui batas.

"Semuanya sudah ditegaskan dalam Alquran sebagai larangan besar dan palanggaran ahlak yang luar biasa," tandas Said.

Mengenai masalah Ratna Sarumpaet, Said mengatakan pemanggilan seseorang untuk diperiksa oleh polisi adalah murni penegakan hukum alih-alih sebagai tindakan kriminalisasi atau penghinaan terhadap ulama.

"Masalah kebohongan yang mengguncang itu ada undang-undangnya sendiri jangan dicampuradukkan dengan masalah yang lain," ujarnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya