DWP Harus Upayakan Kesetaraan Gender

(RO/H-2)
05/10/2018 09:50
DWP Harus Upayakan Kesetaraan Gender
(. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

PARA anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang terdiri dari para istri pegawai negeri sipil diharapkan menjadi salah satu unsur yang dapat mempercepat terwujudnya kesetaraan gender.

"Di antara 17 poin sasaran tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), kesehataan gender ada di urutan kelima. PBB pun mengampanyekan Planet 50-50 yang ditargetkan tercapai pada 2030. Indonesia, menjadi salah satu dari 10 negara besar yang ditunjuk untuk membawa dunia pada kondisi kesetaraan gender. Ini tugas berat," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise saat menyampaikan keynote speech pada Seminar Nasional Dharma Wanita Pusat 2018, di Jakarta, kemarin.

Seminar bertajuk Perempuan Berkualitas Pelaku Politik Pembangunan yang Cerdas itu dihadiri 1.650 peserta yang merupakan anggota DWP dari seluruh daerah di Indonesia. Anggota DWP, lanjut Yohana, diharapkan turut berperan serta membentuk kebijakan-kebijakan yang mendukung kesetaraan gender di daerah-daerah.Pada kesempatan sama, Dewan Kehormatan DWP yang juga Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, menyebut peran perempuan sangat penting untuk membangun generasi penerus yang berkualitas. PA-UT Berkontribusi untuk SDGs

FAKULTAS Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Terbuka (FMIPA-UT) berupaya berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). SDGs merupakan kelanjutan dari tujuan pembangunan milenium atau millenium development goals (MDGs).

"Kami dari FMIPA UT ingin mengangkat peran kami pada pembangunan berkelanjutan. Alhamdulillah kami bersama akademisi UT memberikan sumbangan pemikiran dalam bentuk buku terkait pembangun tersebut," kata Dekan FMIPA UT Agus Santoso pada Seminar Peran Matematika Sains dan Teknologi dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Banten, kemarin.

Seminar dibuka Wakil Rektor UT M Junus. Hadir sebagai pembicara antara lain Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

Menurut Agus Santoso. sejak 2016 FMIPA UT menerbitkan buku sebagai bentuk kontribusi dan sumbangan pemikiran para dosen serta akademisi. Adapun karya buku yang dihasilkan pada 2018 sesuai dengan tema seminar yakni, Peran Matematika Sains dan Teknologi dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya