Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEKSI Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan digelar pemerintah khususnya untuk guru diharapkan berjalan baik dan selektif serta dapat menjawab kebutuhan pendidikan abad 21. Pasalnya, di era milenial ini, guru yang dibutuhkan ialah guru yang mampu dan memiliki kompetensi abad 21.
"Untuk dapat mendapatkan atau mencetak guru yang berkualitas, maka sistem seleksi CPNS mesti dilakukan dengan penilaian psikologi dan kompetensi.Sebab, pendidikan milenial membutuhkan solusi dari hasil evaluasi bahan ajar. Hal Ini penting untuk mendorong siswa mampu menyelesaikan masalah," kata praktisi pendidikan dari Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji, usai menerima Anugerah Pendidikan Indonesia dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada acara pertemuan nasional IGI di gedung JCC Senayan, Jumat (28/9).
Menurut dia, guru mesti kreatif dan mampu mendorong siswanya menjadi anak yang kreatif dan inovatif. Selain itu, guru juga harus mendorong siswa agar mampu memanfaatkan teknologi modern dengan baik.
"Guru abad 21 di era millenial jangan hanya mampu main media sosial seperti Facebook saja," cetusnya.
Indra juga mengingatkan para calon guru mesti dicek medsosnya.
"Jika guru aktif bermedsos tidak mencerahkan dan tidak edukatif malah banyak mem-posting ujaran kebencian atau hoaks sebaiknya proses CPNS-nya ditunda atau dicoret," tandasnya.
Dia mengutarakan dewasa ini menjadi guru merupakan profesi amat menarik, pasalnya pemerintah menyiapkan tunjangan profesi guru yang lumayan besar sehingga banyak mahasiswa berlomba-lomba menjadi guru.
Di sisi lain, guru yang dibutuhkan juga terbatas jumlahnya sehingga dikhawatirkan kalau jumlah mahasiswa keguruan terlalu banyak akan ada lulusan jurusan guru yang tidak mendapatkan pekerjaan.
"Mereka mau disalurkan kemana maka harus dipikirkan selain itu apakah kompetensi guru yang dihasilkan lembaga pendidikan atau tenaga kependidikan atau LPTK juga kompeten? Nah ini juga harus dievaluasi," tukasnya.
Menyinggung penghargaan dari IGI yang menyematkan penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia kepada dirinya, Indra dengan nada merendah sangat mensyukuri dan mengapresiasi.
"Saya hanya orang biasa, maka saya sangat bangga anugerah ini. Semoga IGI sukses terus memajukan pendidikan Indonesia," pungkasnya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved