AirNav Indonesia Naikkan Pangkat Petugas ATC Agung

Andhika Prasetyo
29/9/2018 17:55
AirNav Indonesia Naikkan Pangkat Petugas ATC Agung
(Twitter.com)

PERUSAHAAN Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menaikkan pangkat dua tingkat untuk personel pengatur lalu lintas udara (ATC) Alm Anthonius Gunawan Agung sebagai apresiasi atas dedikasinya.  

"Keluarga besar AirNav berduka atas berpulangnya almarhum Agung yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan untuk mewujudkan keselamatan penerbangan," kata Direktur Utama Airnav Indonesia, Novie Riyanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/9).

Karena itu, kata dia, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya sebanyak dua tingkat serta bentuk apresiasi lainnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

AirNav akan mengadakan upacara penyerahan jenazah kepada keluarga almarhum Sabtu malam di Makassar.  

"Kedua orangtua almarhum memang berdomisili di Papua, tapi kelurga besarnya banyak tinggal di Makassar. Sehingga dari komunikasi kami dengan keluarga almarhum Agung direncanakan dimakamkan di Makassar," ujarnya.

Almarhum Agung adalah personel yang bertugas di Tower ATC AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie. Sebelum gempa terjadi, dia sedang melayani pesawat Batik Air ID 6231 yang akan terbang dari Palu menuju Makassar. Dia telah memberikan 'clearance' kepada Batik saat gempa terjadi.    

Personel AirNav lainnya yang tidak sedang melayani kemudian turun saat gempa terjadi. Dia belum dapat turun karena pesawat belum tinggal landas dan menunggu pesawat Batik hingga 'airborne'.
 
Setelah pesawat airborne, kondisi gempa sudah semakin kuat. Dia akhirnya memutuskan melompat dari cabin tower (lantai empat). Akibatnya dia mengalami patah kaki.

Personel AirNav di Palu membawanya ke rumah sakit. Di rumah sakit didapat keterangan mengenai kondisinya setelah keluar hasil rontgen, namun untuk penanganan selanjutnya harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena diindikasi ada luka dalam.

AirNav berupaya untuk mendatangkan helikopter dari Balikpapan. Namun karena kondisi bandara, helikopter baru dapat diterbangkan Sabtu pagi. Ia kemudian dibawa ke bandara untuk diterbangkan dengan helikopter menuju Balikpapan.

Namun sebelum helikopter tiba, Agung menghembuskan napas terakhirnya. Almarhum akan diterbangkan menuju Makassar untuk selanjutnya dimakamkan di Makassar sesuai dengan permintaan pihak keluarga. Anthonius Gunawan Agung lahir di Abepura, 24 Oktober 1996. (Ant/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya