Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Budi Luhur menyiapkan tenaga ahli bidang keamanan siber atau perlindungan data. Ini dilakukan untuk menjawab tantangan pasar global akan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bidang itu, khususnya di pasar Eropa.
Rektor UBL Prof Didik Sulistyanto mengemukakan, melihat potensi kebutuhan keamanan siber yang cukup besar tersebut, pihaknya menjalin kerja sama dengan universitas di Den Haag, Belanda, dengan mendirikan Satelite Campus pada 2019 mendatang.
"Persiapan sudah kami lakukan tahun ini. Untuk itu, UBL mengirim mahasiswa Fakultas Teknik Informatika (FTI) guna melakukan magang di Belanda.
UBL telah mendirikan center of excellence cyber security dan big data yang disiapkan untuk mendukung Satelite Campus UBL," kata Didik pada Seminar Cyber Security yang menghadirkan Dr Leo Van Koppen MSIT dari Educational Services for Cyber Security, Belanda, di Kampus UBL Jakarta, Jumat (28/9).
Seminar yang dipandu Ainur Roni itu bertujuan untuk menghadapi tantangan zaman dalam penggunaan teknologi tinggi. Turut hadir Dekan FTI UBL Dr Deni Mahdiana.
Didik mengungkapkan, adanya kebutuhan tenaga keamanan siber dalam jumlah besar untuk bekerja di Belanda dan Eropa.
Sebab itu, UBL berperan aktif menyiapkan mahasiswa untuk bisa magang dan bekerja di Eropa melalui program joint degree antara UBL dan universitas di Den Haag.
"Kami telah menyiapkan mahasiswa merespons kebutuhan cyber security untuk pasar Eropa, khususnya di Belanda.
Harapannya dengan kesiapan tersebut, mahasiswa UBL nantinya bisa mengisi kebutuhan tenaga siber ini," cetusnya.
Didik mengutarakan benua Eropa merupakan tempat berkumpulnya negara-negara maju dalam dunia teknologi canggih. Terkait Cyber Security akan memaksa organisasi-organisasi Eropa untuk memperluas tenaga kerja maya, yang berimbas pada pasokan SDM.
Dia mengungkapkan, berdasarkan survei International Information System Security Certification Consortium, Eropa akan kekurangan 350 ribu SDM bidang cyber security pada 2022.
Khusus Belanda, pada 2019 membutuhkan 10 ribu tenaga keamanan siber.
Kehadiran Dr Van Koppen dari Educational Services Cyber Security Belanda menjadi narasumber utama dalam materi workshop yang digelar UBL selama sepekan. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved