Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHILANGAN anak menjadi pengalaman pahit bagi Yeni Dewi Mulyaningsih. Perempuan yang akrab disapa Yani ini kehilangan dua anaknya akibat kanker.
Anak keduanya hanya bertahan hidup selama 11 jam dan anak keempatnya, Taufan meninggal saat usia 7 tahun akibat Leukimia tipe AML. Berkaca dari pengalaman itu dan dukungan pria berkebangsaan Amerika bernama Zack Pietersen, Yani membuat yayasan Komunitas Taufan.
Melalui yayasan ini Yani melakukan kegiatan sosial untuk mendampingi pasien anak dengan kanker dan anak dengan diagnosa resiko tinggi, memberikan konseling, motivasi, dan memenuhi kebutuhan dasar pasien. Selama 5 tahun ia berkeliling dari rumah sakit ke rumah sakit se-Jabodetabek.
"Jadi Zack sering ke rumah sakit, berteman dengan Taufan. Pada saat kunjungan Jack biasanya saya juga tidak selalu menemani apa yang biasanya mereka lakukan dan bicarakan. Tapi selayaknya mengunjungi anak-anak yang sakit, mereka pastinya bermain. Setelah Taufan wafat Jack ke rumah. Kita cerita tentang Taufan, tentang semua apa yang saya rasakan dan lihat. Lalu Zack bilang ibu kenapa tidak sharing dengan orangtua yang lain. Kenapa ibu tidak kembali lagi ke rumah sakit," ungkap Yani.
Ide Zack tersebut didiskusikannya dengan sang suami. Namun gagasan itu baru dijawab Yani sebulan setelah kepergian Taufan. Saat itu ia baru bisa kembali ke rumah sakit.
Setiap minggu, Komunitas Taufan memiliki kegiatan kebutuhan pasien anak. Kini sudah ada sekitar 800 pasien yang di dampingi Yayasan Komunitas Taufan. Namun bukan semata penderita kanker.
"Seperti B20, pasien yang tetinfeksi virus HIV. Lalu ada atrecia bilier, ada berbagai macam diagnosa dengan kelainan-kelainan pada saat bayi dilahirkan. Kita mendampingi jadi sesuai dengan kriteria kebutuhan pasiennya," lanjutnya mengenai Yayasan Komunitas Taufan.
Saat ini sudah ada sekitar 500 relawan yang membatu Yayasan Komunitas Taufan, termasuk mereka yang menjadi donatur. Dana operasional dari yayasan ini pun berasal dari para donatiur yang menggunakan nama hamba Allah atau no name. Saat ini pun tersedia laman yayasan Komunitas Taufan bagi yang ingin ikut membantu menjadi relawan ataupun donatur.
"Semakin banyak orang yang mendukung kegiatan kami, maka semakin banyak kami bisa mewujugkan impian kami membuat anak Indonesia menjadi lebih kuat, lebih bersemangat, dan mempunyai harapan masa depan. Bahwa dengan edukasi, dengan pendampingan, pastinya dengan izin Allah tak ada yang tidak mungkin," tutup Yani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved