Dukung Program Vokasi, Jafpa Kerja Sama dengan Polbangtan

Micom
18/9/2018 19:35
Dukung Program Vokasi, Jafpa Kerja Sama dengan Polbangtan
(Ist)

DALAM rangka pengembangan sumber daya pendidikan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) bekerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian dalam mendorong penguatan program vokasional, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Polbangtan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (18/9).

"Transformasi Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STTP) menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian melalui pendidikan, terutama mencetak generasi mda pertanian yang inovatif," Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Diharapkan inovasi dan teknologi dapat dikembangkan di Politeknik ini, karena tanpa teknologi tidak mungkin pertanian Indonesia dapat bersaing," tambah Amran.

Jalinan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Japfa dalam mendorong penguatan program vokasi guna membentuk individu untuk siap berada di lapangan pekerjaan. Pendidikan vokasi ini juga dapat meningkatkan kualitas penelitian, mengingat bahwa sivitas akademika akan terjun langsung dalam melihat praktik pengolahan pakan.

Penandatanganan yang digelar Polbangtan dengan beberapa industri agribisnis lainnya, juga merupakan simbolisasi peluncuran 6 dari 10 Polbangtan yang tersebar di Indonesia, yakni Medan, Gowa, Manokwari, Malang, Yogyakarta, Magelang, dan Bogor, di mana peminatnya meningkat pesat hingga 13.200 orang.

"Bukan kali pertama bagi Japfa menjalin kerja sama dengan instansi pendidikan. Sejak 2017, Japfa telah membuka akses untuk pendidikan vokasi di empat lokasi yang menyasar pada pendidikan SMK," tutur Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa.

Bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, Japfa juga berpartisipasi dalam program vokasi dengan melibatkan Unit Bisnis Pakan Ternak Japfa di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Banten, dan Jawa Timur.

Dengan tersebarnya unit Japfa Indonesia, Japfa akan ikut mendukung mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan akses dan kesempatan memiliki pengalaman kerja praktik sebelum terjun ke dunia industri. Sampai saat ini, setidaknya lebih dari 30 SMK telah terpapar oleh program vokasi Japfa.

Rachmat melanjutkan, lebih dari 500 siswa SMK telah mendapatkan kesempatan untuk turun langsung ke dalam praktik pengolahan pakan ternak Japfa, yang mana mereka belajar mengenai industri pakan sesuai dengan kurikulum dan modul pembelajaran yang telah diselaraskan. Sebagai negara agraris, Indonesia butuh lebih banyak pelaksana pertanian, bukan hanya arsitek bidang pertanian.

"Dengan penandatanganan kerja sama ini, harapannya jangkauan pengadaan program vokasi dapat semakin luas hingga nantinya dapat memapar sivitas akademika di seluruh Indonesia," tutup Rachmat.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budi daya perairan, serta produksi vaksin hewan. Diiringi dengan program-program yang berkontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas masyarakat, Japfa terus mendukung pengembangan potensi sumber daya pendidikan, sesuai dengan visi perusahaan 'Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama'. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya