Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS diminta menambah program studi lain yang sesuai dengan kebutuhan Industri 4.0, yakni ekonomi digital. Pasalnya, sebagian besar lulusan perguruan tinggi belum siap sehingga saat mereka masuk dunia kerja, perusahaan harus mengeluarkan dana lagi untuk melatih mereka.
Pendapat itu mengemuka dalam talkshow Symphony Padjadjaran bertajuk Digitalisasi Bisnis di Era Industri 4.0 untuk Selalu Menjadi yang Terdepan, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/9).
Pada acara Dies Natalis Ke-61 Unpad yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Padjadajran (Ika-Unpad) itu hadir sebagai pembicara Direktur Human Capital Manajemen Telkomsel Irfan Tachrir, Dirut BNI Achmad Baiquni, dan Dirut Bank BJB Ahmad Irfan, serta Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad Dwi Purnomo.
"Di era Industri 4.0, kita tidak harus ke perpustakaan, bisa cari di Google. Mau nonton film tinggal buka Youtube. Tidak perlu ke pasar, ada belanja online. Bisnis digital menyediakan fasilitas gratis. Revenue-nya dari yang lain. Ini perubahan yang sangat penting," jelas Irfan Tachrir.
Dalam model bisnis baru, lanjutnya, terbentuk ekosistem baru karena teknologi baru. Dalam semua itu, tambah Irfan, kualitas SDM paling penting.
"Sejak dini mahasiswa harus sudah dipersiapkan, harus punya kemampuan digital, ja-ngan akademik saja. Universitas (Unpad) juga harus berbuat apa menghadapi era Industri 4.0 ini. Saya juga harus mengubah semua silabus training saya," ujar Irfan lagi.
Dalam menanggapi itu, Dwi Purnomo mengatakan saat ini Unpad sudah membuat program terkait dengan tren digitalisasi tersebut. Misalnya, melakukan penelitian yang inovatif dan berdampak pada masyarakat.
"Kami juga membuat prog-ram yang bersifat academic enterprise advancement, pembelajaran transformatif, kewirausahaan berbasis penelitian, dan kerja sama internasional," ujar Dwi.
Pada acara tersebut tampil pula Paduan Suara Unpad yang menjadi juara umum pada International Choir Competition 2018 di Bali bulan lalu. Atas kemenangan tersebut, Paduan Suara Unpad berhak mengikuti kompetisi tingkat dunia di Fili-pina pada 2019.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved