Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYEBARAN berita bohong atau hoaks ini memang sudah sangat memprihatinkan. Di era media sosial seperti saat ini, sebaran hoaks menjadi sesuatu yang sangat serius karena terlampau mudahnya media sosial untuk diakses.
Seperti WhatsApp yang hampir digunakan semua lapisan masyarakat karena lebih terjaga privasinya juga dengan beragam fiturnya seperti pesan broadcast dan fitur grup percakapan (chat). Sehingga dampaknya kian terasa, apalagi menjelang tahun politik.
DailySocial.id pun mencoba membuat riset untuk mendalami karakteristik persebaran hoaxksdari sudut pandang penggunaan platform. Bekerja sama dengan Jakpat Mobile Survey Platform, DailySocial.id menanyakan kepada 2.032 pengguna telepon pintar (smartphone) di berbagai penjuru Indonesia tentang sebaran hoaks dan apa yang mereka lakukan saat menerima hoaks.
Meskipun demikian, berbagai pihak mencoba secara terus-menerus menanggulangi sebaran hoaks. Pemerintah misalnya meregulasi melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara pengembang platform berusaha menyediakan fitur pelaporan berita dan penyaringan.
"Hoaks adalah suatu permasalahan yang dihadapi masyarakat, media, dan pemerintah saat ini. Untuk menanggulangi hoaks, salah satu cara yang dilakukan adalah memahami terlebih dahulu bagaimana persebaran hoaks, khususnya melalui platform sosial yang kita banyak gunakan saat ini," ujar Amir Karimuddin, Chief Editorial and Research DailySocial.id, dalam keterangannya, Kamis (13/9).
Ia menambahkan, banyak orang tidak dapat mencerna informasi dengan sepenuhnya dan benar, tetapi memiliki keinginan kuat untuk segera membagikannya dengan orang lain. Sayangnya, beberapa informasi dapat membawa banyak interpretasi dan sudut pandang.
"Riset ini mencoba mendalami bagaimana distribusi hoaks di platform digital dan bagaimana tanggapan masyarakat terhadap hoaks. Diharapkan hasil yang diperoleh bisa menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dan pihak-pihak terkait untuk membantu menanggulangi atau setidaknya meminimalisir dampak informasi hoaks di Indonesia,” papar Amir.
Riset Distribusi Hoaks di Media Sosial 2018 dapat diakses dengan terlebih dahulu menjadi member di DailySocial.id, dan diunduh gratis di http://dly.social/hoaxreport.
Ini fakta seputar distribusi hoaks di media sosial 2018 berdasarkan riset DailySocial.id:
● Informasi hoaks paling banyak ditemukan di platform Facebook (82,25%), WhatsApp (56,55%), dan Instagram (29,48%).
● Banyak responden (44,19%) tidak yakin memiliki kepiawaian dalam mendeteksi berita hoaks.
● Mayoritas responden (51,03%) memilih untuk berdiam diri (dan tidak percaya dengan informasi) ketika menemui hoaks.
● Sekitar 72% responden memiliki kecenderungan untuk membagikan informasi yang mereka anggap penting.
● Sebagian besar responden (73%) selalu membaca seluruh informasi. Namun hanya sekitar setengah (55%) yang selalu memverifikasi keakuratan (fact check). (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved