Desainer Coreta Louise Angkat Tekstur Batik Sulawesi Utara

Micom
09/9/2018 07:15
Desainer Coreta Louise Angkat Tekstur Batik Sulawesi Utara
(Ist)

SEJUMLAH desainer baru saja menggelar karya-karya mereka di panggung utama New York Fashion Week (NYFW) 2018 pada awal September ini.

Dihadiri oleh sekitar 500 tamu terdiri atas fashion stylist, pemilik butik, pembeli, desainer, hingga perwakilan dari Council of Fashion Designers of America, para desainer dengan beragam latar belakang ini tampil bersama dalam panggung Indonesian Diversity, di panggung utama NYFW The Show, untuk menyambut musim semi dan musim panas 2019.

Sebanyak 24 model tampil membawakan busana dengan desain yang beragam mulai dari busana batik, moslem modest, hingga couture.

"Saya membuat tiga kategori, ready to wear, evening gown, dan kebaya dengan tampilan modern, classy, dan elegan," kata perancang mode Coreta Louise Kapoyos, yang mengangkat tema Tropical Heaven, melalui keterangannya, Sabtu (8/9).

Dengan kombinasi warna the glam, gold, dan black serta tekstur batik khas Sulawesi Utara, Coreta mencoba menyesuaikan dengan kebutuhan pasar di Amerika Serikat.

"Kalau di negara AS dan juga di negara-negara Eropa, mereka tidak suka yang terlalu ramai, jadi saya memadukan tradisional batik sesuai dengan selera mereka," tambah Coreta sebelum acara dimulai. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya