Mahasiswa UBL Sabet Medali Emas ASC 2018 di Bangkok

Syarief Oebaidillah
05/9/2018 22:50
Mahasiswa UBL Sabet Medali Emas ASC 2018 di Bangkok
(Ist)

ZASDA Yusuf Mikail, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur (FTI UBL) mengukir prestasi internasional dengan meraih medali emas di ajang ASEAN Skills Competition (ASC) XII 2018 di Bangkok, Thailand.

Prestasi Zasda menyusul rekan kampusnya sejurusan di FTI UBL, yakni Rajiah Salsabila, yang sukses merebut medali emas di ajang Sport Climbing Asian Games 2018, di nomor beregu putri Women’s Speed Relay.

Raihan itu membuktikan Universitas Budi Luhur sebagai kampus yang unggul mencetak mahasiswanya berprestasi di dunia internasional di bidang olahraga melalui Asian Games 2018 dan di bidang akademik melalui ASC XII 2018.

ASC XII digelar 31 Agustus hingga 2 September tersebut merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang melombakan berbagai jenis keterampilan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara negara anggota ASEAN sekaligus mewadahi kompetensi tenaga kerja muda.

Ajang ini dapat mempromosikan kualifikasi tenaga kerja Indonesia di kancah ASEAN. Beragam kejuaraan yang dikompetisikan seperti Graphic Design Technology, IT Network System Administration, IT Software Solutions for Business, Mechanical Engineering Design, Web Design and Development, dan lain-lain.

ASC melombakan 26 keterampilan dari 6 kategori yang dilombakan dengan 300 kompetitor dan lebih dari 1.000 delegasi dari 10 negara di ASEAN, berlomba untuk menunjukkan yang terbaik di antara negara Asia Tenggara.

Kali ini, Zasda bersama dengan Risky Muhammad, tampil mewakili Indonesia di bidang IT Network System Administration. Keduanya menduduki podium juara dengan Rizky sebagai peraih medali perak.

"Kami bersyukur dan bangga atas prestasi Zasda di ASC 2018 yang menyusul prestasi Salsabila di Asian Games 2018. Semoga preatasi ini dapat memotivasi para mahasiswa UBL khususnya dan mahasiswa Indonesia umumnya," kata Rektor Universitas Budi Luhur Prof Dr Didik Sulistyanto melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (5/9).

Goenawan Brotosaputro, Dekan FTI Universitas Budi Luhur, mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih para mahasiswanya tersebut. Menurutnya, prestasi sudah ditunjukkan Zasda semenjak awal masuk dunia perkuliahan.

Zasda mampu menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat membatasi untuk meraih prestasi. Siapa pun dapat berprestasi asalkan mempunyai kemauan. Zasda merupakan mahasiswa peraih beasiswa di Universitas Budi Luhur, selain itu juga mahasiswa yang berperan serta dalam tim pengembangan aplikasi Asoisasi Dosen Indonesia (ADI). (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya