Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) akan menurunkan tim yang terdiri atas enam orang untuk menangani jemaah haji yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi pascamasa pemulangan haji yang akan berakhir pada 25 September mendatang.
“Kemenkes akan menurunkan tim. Mereka akan bekerja selama satu bulan untuk memantau kondisi jemaah yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Tim beranggotakan dokter. Kalau tahun lalu penempatannya 2 personel di Madinah, 2 di Mekah, dan 2 lagi di Jeddah,” kata Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah dr Nirwan Satriya di kantornyam kawasan Aziziyah Janubiyah, Mekah, Arab Saudi, Rabu (5/9).
Pemulangan jemaah haji terakhir yang berlangsung pada 25 September merupakan jemaah haji gelombang 2 dari Madinah. Menurut Nirwan, KKHI Mekah akan berhenti beroperasi pada 16 September setelah berakhirnya pergerakan jemaah haji gelombang 1 dari Mekah ke Madinah.
Sementara itu, KKHI Madinah, ujarnya, akan mengakhiri masa operasional pada 25 September yang merupakan akhir pemulangan jemaah haji dari Madinah ke Indonesia.
“KKHI Mekah ditutup 16 September, para petugasnya pulang ke Tanah Air pada 17 September. KKHI Madinah ditutup 25 September, para petugasnya pulang ke Tanah Air pada 26 September,” jelas Nirwan.
Jika setelah tim Kemenkes menyelesaikan kerja selama sebulan pascapemulangan terakhir, tapi masih ada jemaah yang dirawat di rumah sakit, ujarnya, maka tim akan menyerahkan tugas tersebut kepada Konsulat Jenderal RI di Jeddah. Mereka yang selanjutnya akan memantau kesehatan jemaah yang dirawat dan memulangkan jemaah yang telah sembuh.
Hingga kemarin jumlah jemaah yang dirawat di KKHI Mekah tercatat sebanyak 129 orang, sedangkan yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi sebanyak 118 orang. RS tempat mereka dirawat tersebar di Mekah, Madinah, dan Jedah. Adapun jumlah jemaah haji yang wafat hingga kemarin sebanyak 269 orang. “Jemaah terbanyak wafat karena sakit jantung,” ungkapnya.
Di sisi lain, total jumlah petugas haji yang bertugas sepanjang musim haji tahun ini sebanyak 4.756 orang. Sebanyak 2.718 orang di antara mereka petugas dari Kementerian Agama (Kemenag) dan 2.038 orang dari Kemenkes. Pada tahun ini jumlah jemaah haji Indonesia mencapai 203.351 orang dan jemaah haji khusus 16.905 orang.
Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali mengimbau jemaah haji untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi tubuh pascapuncak haji di Arafah.
“Jangan sampai sakit saat pulang atau tiba di Tanah Air. Jadi harus tetap sehat sampai pulang ke rumah masing-masing. Keluarga tercinta menunggu di rumah.” (H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved