Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG perempuan pengusaha, Tya Adhitama, menceritakan koleksi kasus dari bisnis skala nasional dan multinasional, serta organisasi nirlaba yang sudah lebih dari 35 tahun digelutinya di dalam bukunya, 'Navigating Turmoil'.
Buku itu diluncurkan Sabtu (1/9) di IPMI Business School dan diikuti oleh serangkaian talk show informatif oleh karakter-karakter bisnis terkemuka, dan juga dihadiri oleh perwakilan dari sektor perbankan, badan usaha milik negara, pemilik bisnis, profesional, alumni IPMI, dan juga pelajar.
“Buku ini seperti sebuah panggilan. Mari bersama-sama kita berikan contoh yang baik dalam berbisnis, terutama untuk generasi pemimpin mendatang” kata sang penulis, Tya.
Buku setebal 144 halaman berbahasa Inggris yang diterbitkan oleh Afterhours itu menyoroti tiga peran utama yang harus dipenuhi pemimpin. Kini, buku itiu dapat dipesan langsung di Toko Buku Afterhours, Periplus, Kinokuniya, Books & Beyond, Tokopedia, Bukalapak, atau di Amazon.
Derry Habir, Direktur Pusat Kasus IPMI, mengungkapkan pemikiran utama dari peluncuran buku yang dirancang secara unik ini.
“Saya percaya para eksekutif berpengalaman ingin melihat bagaimana perusahaan seperti Panasonic Gobel dan GE menyikapi isu-isu penting, dan juga untuk mereka yang baru memulai kariernya, akan menemukan buku ini sangat menarik. Maka dari itu, peluncuran buku tidak hanya membedah buku biasa. Karena, selain Tya seorang penulis yang andal, dia adalah pembicara publik yang luar biasa dan berpengalaman. Kami ingin menunjukkan itu juga,” kata Derry.
Turut hadir Jusman Syafii Djamal, yang pernah menjabat Menteri Perhubungan Indonesia periode 2007-2009, Komisaris Utama Telkom Indonesia, dan Komisaris Utama Garuda Indonesia, dan Handry Satriago (CEO General Electrics Indonesia). Keduanya berbicara tentang aspek Governing, Strategizing, and Challenging pada perusahaan yang dipegangnya masing-masing.
“Dalam situasi yang ambigu, penting bagi para pemimpin untuk dapat membuat keputusan yang lebih cepat, konsisten, dan penuh keyakinan” ujar Jusman menanggapi buku yang ditulis Tya Adhitama.
“Buku ini sangat cocok untuk dihadiahkan untuk para lulusan baru untuk membantu mengahadapi masa yang akan datang," kata Aldi Loeis, Deputy Director of Executive Education di IPMI Business School.
Sementara Rachmat Gobel (Menteri Perdagangan periode 2014-2015 sekaligus Komisaris Utama Panasonic Gobel) mengatakan,topik dan studi kasus yang dipaparkan dalam buku 'Navigating Turmoil' mengingatkan tentang pentingnya dalam isu-isu kepemimpinan.
"Buku ini menerangkan bagaimana pemimpin masa kini dan yang akan datang dapat lebih efektif dalam menghadapi kedinamisan dan rintangan (yang berubah dengan pesat),” katanya.
Tya Adhitama ialah pendiri dan CEO PT Navigadhi, melatih dan menjadi mentor untuk para klien dalam rangka mengembangkan visi dengan jelas mengenai apa yang ingin mereka capai dalam kehidupan pribadi dan juga kehidupan profesional.
Dia telah bekerja di beberapa perusahaan ternama di bidang manufaktur, manajemen, perbankan, keuangan, pelatihan, dan juga pendidikan berbasis tujuan, nirlaba, dan kegiatan filantropis. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved