STP Trisakti Terima 16 Mahasiswa Asing Program Darmasiswa Kemendikbud 2018

Syarief Oebaidillah
31/8/2018 22:10
STP Trisakti Terima 16 Mahasiswa Asing Program Darmasiswa Kemendikbud 2018
(Ist)

KEHADIRAN 665 peserta Darmasiswa dari 91 negara telah menunjukkan kepercayaan serta terjalinnya hubungan baik negara-negara sahabat kepada Indonesia.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mempercayakan 70 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Tanah Air guna belajar bahasa, seni, serta budaya pada mahasiswa asing tersebut. Salah satunya Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti yang terpilih jadi tujuan peserta Darmasiswa 2018/2019.

Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniaty, mengemukakan, kampusnya mendapat kepercayaan pemerintah menerima 16 mahasiswa Darmasiswa dari 13 negara untuk mengenalkan pariwisata Indonesia dan belajar budaya Indonesia, khususnya budaya kuliner.

"Alhamdulillah, STP Trisakti menerima kepercayaan pemerintah dari 70 perguruan tinggi menampung 16 peserta Darmasiswa dari 13 negara. Kampus kami akan memfokuskan pengenalan pembelajaran pariwisata khususnya kuliner Indonesia yang kaya dan terkenal di dunia," kata Fetty didampingi Wakil Ketua STP Trisakti, Ismeth Emier Osman, usai menerima kedatangan 16 peserta Darmasiswa di STP Trisakti, Jakarta, Jumat (31/8).

Fetty mengutarakan, pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam bidang pendidikan dan pariwisata Indonesia.

Dikatakan, peserta Darmasiswa akan menempuh pembelajaran efektif selama 10 bulan di STP Trisakti. Mereka akan belajar teori dan praktik perkuliahan serta field trip atau kunjungan lapangan ke desa binaan di Kuningan, Cirebon, dan Pekalongan.

Melalui kegiatan ini, peserta belajar diperkenalkan tentang kehidupan dan budaya masyarakat desa serta kearifan lokal daerah.

"Kita juga akan berkunjung ke objek sejarah Linggarjati guna mengenalkan sejarah dan tokoh perjuangan Indonesia," cetusnya.

Ketua Yayasan Trisakti, Bimo Prakoso, menambahkan, STP Trisakti merupakan salah satu sekolah pariwisata terbaik di Indonesia. Karena itu, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Darmasiswa.

"Semoga peserta dapat menjalani dengan baik dan kami pun berkomitmen memberikan yang terbaik. Selain itu, mereka kita promosikan tentang keragaman budaya, bahasa, dan agama Indonesia yang guyub dalam Bhinneka Tunggal Ika," tukasnya.

Seperti diberitakan, Darmasiswa digagas sejak 1974, hingga saat ini telah diikuti 7.852 peserta dari 117 negara sahabat.

Pada awalnya. program ini hanya mengundang peserta dari kawasan ASEAN dengan peserta berjumlah puluhan orang saja. Dengan pertimbangan program ini sangat strategis sebagai sarana diplomasi budaya, jumlah dan cakupan negara yang diundang terus ditingkatkan.

Sebelumnya, Kemendikbud memberikan pembekalan dan orientasi bagi 655 peserta program Darmasiswa tahun akademik 2018/2019. Program ini menjadi jembatan mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

"Melalui program ini, hubungan persahabatan antara Indonesia dan negara sahabat terus ditingkatkan sekaligus memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia. Kemendikbud berkomitmen memberikan kontribusi pada hubungan persahabatan itu, dan program Darmasiswa menjadi soft diplomacy mewujudkan komitmen tersebut," kata Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi, usai membuka acara orientasi dan pembekalan Darmasiswa 2018/2019 di Jakarta, Kamis (30/8) malam. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya