Faber Luncurkan Komik Karya 66 Pemenang Lomba

Dzulfikri Putra
11/6/2015 00:00
Faber Luncurkan Komik Karya 66 Pemenang Lomba
()
PT Faber-Castell International Indonesia meluncurkan komik karya 66 pemenang lomba yang digelar di 11 kota pada September-November 2014.
Komik kompilasi pertama yang dinisiasi produsen alat tulis ternama asal Jerman ini berjudul Cuma di Indonesia. Komik diedarkan melalui 53 toko buku Gramedia yang tersebar di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

“Kami ingin memberikan akses kepada seniman muda agar mendapat panggung dan memberikan kontribusi kepada bangsa. Ini sekaligus menggali potensi seni dalam diri yang langka dilakukan. Kebanyakan kita menggali secara harfiah seperti tambang dan lainnya,” ujar Managing Director Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim di Jakarta, Kamis (11/6).

Padahal, Amerika Serikat memiliki perekonomian yang maju bukan karena menjual hasil kekayaan alam. Perusahaan Amerika memproduksi komputer, film, dan komik sehingga bisa menjadi besar seperti sekarang.

Yandramin berharap dengan mengembangkan seni, dalam hal ini komik, dapat mendatangkan devisa tanpa menggali tanah dan bernilai tambah lebih tinggi ketimbang menjadi pekerja.

Dorongan untuk menjadi komikus di kalangan anak muda sejatinya cukup tinggi. Namun, mereka terkadang terkendala dengan kesempatan. Dengan penerbitan komik karya seniman muda ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi mereka untuk berkarya lebih lanjut.

Brand Manager Faber-Castell International Indonesia Fransiska Remila menambahkan bahwa pihaknya menerbitkan sekitar 3.000 komik pada langkah awal ini. Bila animo masyarakat besar, tidak tertutup kemungkinan Faber-Castell akan mencetak kembali komik yang menggambarkan sejumolah peristiwa menarik khas Indonesia.

"Pembuatan buku komik ini merupakan pertama kali kami lakukan. Sebelumnya, kami juga pernah membukukan juara cerpen yang kami lombakan," tandasnya.

Komikus ternama Beng Rahadian sangat senang saat Faber-castell bersedia membukukan komik para juara lomba tahun lalu. Menurut Beng yang juga menjadi juri lomba tersebut, kebanyakan sekarang lomba komik hanya menghasilkan juara tanpa ada tindak lanjut untuk memublikasikan.
"Dengan adanya komik kompilasi ini akan menambah portofolio bagi komikus muda dan menambah kepercayaan diri mereka," tutur Beng. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya