Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia diwujudkan melalui peningkatan alokasi anggaran hingga nyaris tiga lipat. Pada 2019 pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan vokasi senilai Rp17,2 triliun sebagai bagian dari program revitalisasi pendidikan vokasi.
"Dana tersebut disalurkan melalui enam kementerian, yakni Kemenaker, Kemenhub, Kemenristek-Dikti, Kemendikbud, Kemenperin, dan Kemenpar. Bentuknya beragam mulai dari pelatihan, diklat, revitalisasi sarana-prasarana pendidikan, hingga peningkatan kualitas pengajar," tutur Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, di Jakarta, Selasa (28/8).
Dia menambahkan, alokasi bagi pendidikan vokasi senilai Rp17,2 triliun merupakan yang tertinggi dalam lima tahun ini. Pada 2014 pemerintah menganggarkan Rp4,5 triliun, adapun pada 2015 mencapai Rp6,8 triliun.
Setiap kementerian yang mendapat alokasi anggaran itu sudah menyiapkan prog-ram-program terkait dengan pendidikan vokasi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), misalnya, akan membangun 1.407 ruang praktik bagi sekolah menengah kejuruan (SMK), menyalurkan bantuan operasional pendidikan (BOP) vokasi Paket C untuk 240 ribu orang, dan pengadaan 6.000 peralatan pendidikan SMK.
Kementerian Riset, Tek-nologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) akan me-revitalisasi 12 politeknik, menyalurkan bantuan pelatih-an/sertifikasi bagi 3.000 mahasiswa, dan meningkatan kualitas pendidikan vokasi bagi 127,8 ribu mahasiswa.
Di sisi lain, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) antara lain akan menyelenggarakan pelatihan bagi 235 tenaga kerja. Kementerian Perhu-bungan (Kemenhub) akan meningkatkan kualitas layanan pendidikan diklat vokasi di 26 lembaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved