Pemerintah Sempurnakan Ibadah Jemaah Haji

Ade Alawi Laporan dari Arab Saudi
30/8/2018 06:00
Pemerintah Sempurnakan Ibadah Jemaah Haji
(AFP)

DALAM dua hari terakhir, Konsultan Ibadah Haji Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Mekah, Arab Saudi, Aswadi, berturut-turut melakukan tawaf dan sai di Masjidil Haram.

Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Sunan Ampel Surbaya itu secara khusyuk mengelilingi Kabah 7 kali untuk tawaf dan berlari kecil sebanyak 7 kali dari Safa dan Marwah.

Namun, di penghujung hari kedua, bakda isya, Aswadi merasa lelah. Dia akhirnya menyewa skuter di Masjidil Haram sebesar 200 SR bersama Konsultan Ibadah KH Masrur Ainun Najih. Keduanya berboncengan naik skuter untuk tawaf dan sai.

"Saya membadalkan (menggantikan) lima jemaah yang sakit untuk tawaf dan sai. Mereka tanazul, mengajukan pulang cepat ke Tanah Air karena sakit," kata Aswadi di Wisma Al Mabrur, kawasan Syisyah, Mekah, kemarin.

Badal tawaf dan sai, jelasnya, dilakukan untuk menyempurnakan ibadah haji jemaah. Tawaf ifadhah dan sai merupakan rukun haji yang tak bisa ditinggalkan."Jangan sampai jemaah sakit terus pulang ke Tanah Air belum tawaf ifadhah dan sai karena tidak sah haji mereka," jelas Aswadi.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Mekah Ansor Sanusi mengatakan pemerintah berkomitmen untuk menyempurnakan ibadah haji jemaah mulai dari wukuf di Arafah dengan safari wukuf (memboyong jemaah ke Arafah) atau badal haji bagi yang wafat sebelum masa puncak haji dengan wukuf di Arafah.

"Kami berkewajiban untuk menyempurnakan ibadah jemaah yang sakit atau uzur. Bahkan yang wafat pun kami badalkan hajinya," katanya.

Jumlah jemaah sakit yang tanazul (pulang cepat ke Tanah Air), kata Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Wahyu Utomo, sebanyak 329 orang dengan perincian dirawat di rumah sakit Arab Saudi131 orang dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia198 orang. "Total yang tanazul 518 orang," ujarnya.

Selain sakit, alasan lain tanazul ialah penggabungan kloter, kembali ke kloter awal, dan tugas belajar (kedinasan).

Di sisi lain, hingga hariketiga fase kepulangan ke Tanah Air, jumlah jemaah wafat mencapai 201 orang. Sebanyak 133 jemaah wafat di Mekah, 27 di Madinah, 8 di Arafah, 6 di Muzdalifah, 24 di Mina, dan sisanya atau 3 jemaah wafat di Daker Bandara. Demikian data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang diterima Media Center Haji (MCH), Selasa (28/8) malam WAS.

Arus jemaah yang pulang ke Tanah Air terus mengalir. Sebanyak 17 kloter atau 7.102 jemaah mendarat di Tanah Air, kemarin.

(X-7)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya