Gubernur Maluku Sambut Positif Lomba Debat Pelajar SMA
Syarief Oebaidillah
09/6/2015 00:00
(Gubernur Maluku Said Assagaff--(Dok))
GUBERNUR Maluku Said Assagaff menyambut baik pelaksanaan lomba debat tingkat nasional itu. “Saya menyambut semua peserta. Selain untuk berkompetisi juga untuk merasakan keamanan, kenyamanan, dan keramahan kota Ambon. Silakan menikmati keindahan alam Ambon,†kata Assagaff dalam sambutannya saat membuka pelaksanaan lomba debat tersebut, melalui rilis Direktorat Pembinaan SMA kepada pers, Selasa (9/6).
Lomba debat tahunan yang digelar Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud itu yakni Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSCD), Lomba Debat Bahasa Inggris.
Lomba ini digelar pada 7 – 13 Juni 2015, diikuti 200 peserta dari seluruh provinsi.
Gubernur mengatakan Maluku sebagai tuan rumah sudah berbenah sebaik mungkin agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan lancar. Dukungan pemerintah daerah, dinas, masyarakat, dan pihak-pihak terkait menjadi indikasi Maluku siap menjadi tuan rumah yang baik bagi kegiatan LDBI dan NSDC.
Lebih lanjut Assagaff mengatakan dirinya melihat ada hal penting yang bisa dilahirkan lewat ajang LDBI dan NSDC. Saat ini masih banyak masyarakat yang tak memiliki kemampuan berkomunikasi. Lewat ajang ini para siswa diajak untuk berkomunikasi secara efektif, serta berpikir logis untuk memecahkan masalah.
Assagaff memaparkan kegiatan lomba debat ini dapat digunakan sebagai ajang membangun sumber daya manusia. Budaya baca dan bahasa sangat baik untuk melawan perkembangan yang terus menggerus watak dan karakter bangsa.
Ajang ini diharapkan bisa menjadi langkah progresif yang mampu membentuk watak, karakter, dan jati diri di Indonesia. Dengan kompetisi akan lahir idealisme, keunggulan mental, dan memotivasi generasi muda untuk lebih maju lagi.
“Saya melihat LDBI dan NSDC bisa menjadi sarana untuk mempersiapkan anak muda Indonesia menghadapi pasar bebas yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris dan memiliki wawasan global. Saya berharap Pemda Ambon menjaga terus koordinasi dengan kementerian. Sehingga program seperti ini bisa memberdayakan masyarakat,†pungkas Assagaff. (Q-1)