Sebelum Meninggal Hamsad Rangkuti Idap Sejumlah Penyakit

Kisar Rajaguguk
26/8/2018 18:12
Sebelum Meninggal Hamsad Rangkuti Idap Sejumlah Penyakit
(MI/M Irfan)

SASTRAWAN Hamsad Rangkuti meninggal dunia. Hamsad meninggal di usia 75 tahun di rumahnya di Jalan Swadaya 8, Gang Dahlia RT 003 RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Beji, Kota Depok, Minggu (26/8)

Nur Windasari, isteri Hamsad menuturkan jika mendiang suaminya meninggal sekitar pukul 06.00. “ Tadi sekitar pukul 06.00, “ kata Nur Windasari Minggu (26/8).

Ia mengatakan penyakit mendiang sudah sejak lama. Menurutnya, mendiang sempat didiagnosis sakit prostat pada awalnya. Selama beberapa hari terakhir diketahui mengidap penyakit jantung dan stroke. “Penyakit awalnya gangguan saluran pembuangan air kecil setelah didiagnosa Hamsad divonis menderita gangguan jantung, penyumbatan pembuluh darah di otak dan gangguan stroke, “ katanya.

Sejak pertengahan 2017, kata Nur Windasri, suaminya sudah keluar masuk rumah sakit. Terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok di Jalan Raya Sawangan. Disana Hamsad dirawat 50 hari. “ Hamsad sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit, “ ujarnya.

Tepatnya 30 Juli 2018, pihak keluarga memutuskan untuk membawa Hamsad pulang ke rumah dari RSUD Kota Depok. " 50 hari di rumah sakit sana, kita juga nggak kuat, di ICU sampai Rp 50 juta, akhirnya mutusin buat rawat di rumah hingga ajal menjemput, " jelas Nur Windasari.

Sastrawan kelahiran 7 Mei 1943 asal Kisaran, Asahan, Sumatera Utara ini dikenal sebagai salah satu cerpenis terbaik di tanah air. Lewat karya-karya sastranya, Hamsad pernah meraih penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Tradisi 2014 “ Dia cerpenis dan novelis, yang total mengabdikan hidupnya untuk sastra, “ kata Windasari.

Karya-karya sastra Hamsat diantaranya ‘Bibir dalam Pispot’ (2003), ‘Sampah Bulan Desember’ (2000), ‘Lukisan Perkawinan’ (1982), ‘Cemara’ (1982). Novelnya, ‘Ketika Lampu Berwarna Merah’ (1980). Karya ini merefleksikan kehidupan para gelandangan dan kaum yang tergusur di Jakarta. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya