Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengembangkan aktivitas fisik dan olahraga murid-murid di sekolah, para guru menginginkan adanya peningkatan kapasitas tenaga pengajar. Hal itu diungkapkan oleh salah satu guru SDN Klender 20 Jakarta Timur, Dwi, yang hadir dalam Lokakarya Aktivitas Fisik Anak yang diselenggarakan di Gedung Indonesian Medical Education Research and Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Menurutnya, cukup sulit mengembangkan aktivitas fisik anak di luar jam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta jam istirahat. "Karena melakukan aktivitas fisik itu membutuhkan kreatifitas. Sementara kami adalah pengajar mata pelajaran umum yang dituntut harus memberikan pelajaran serta membuat nilai anak bagus," kata Dwi kepada Media Indonesia, Kamis (23/8).
Ia pun menuturkan, bahwa saat ini guru-guru jarang mendapatkan penataran guna meningkatkan kapasitas dalam memberikan pengajaran. Padahal, awalnya penataran untuk mengembangkan kemampuan guru cukup sering dilakukan.
Tidak hanya itu, Dwi juga berharap agar pemerintah bisa membuat kebijakan yang optimal yang tidak hanya mendukung peningkatan prestasi tetapi juga peningkatan kemampuan fisik anak-anak.
"Mereka kan anak-anak ya, butuh perlakuan yang berbeda dibanding yang lain. Kebijakan juga harus beda," terangnya.
Dwi juga menyoroti fasilitas yang kurang memadai di tempatnya mengajar. Ia mengeluhkan jika cuaca hujan, maka akan sulit melakukan aktivitas fisik setelahnya karena sarana seperti lapangan akan tergenang banjir. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved