Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM arti sederhana, kebebasan ialah kemampuan manusia untuk menentukan dirinya sendiri. Dalam kata lain, manusia memiliki kesanggupan memilih untuk menyempurnakan diri menjadi lebih baik. Memaknai kebebasan bisa diartikan ke berbagai hal.
Beruntung, saat ini banyak cara untuk merayakan kebebasan. Kebebasan dalam berpendapat, kebebasan dalam menentukan pilihan karier, hingga yang tak kalah penting kebebasan memilih destinasi liburan atau mencoba pengalaman baru.
Bepergian, melancong, atau traveling dapat memperkaya jiwa dan pengalaman. Apalagi, kita sangat beruntung menjadi warga negara Indonesia karena negeri ini telah menyediakan ribuan tempat wisata alam nan menakjubkan, yang memberikan petualangan seru untuk diraih.
Terlebih saat ini, kemajuan teknologi membuat layanan pemesanan untuk perjalanan dan gaya hidup begitu mudah untuk dilakukan. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, kita dapat lebih bebas dalam merencanakan perjalanan dan menunjang gaya hidup. Segala kebutuhan dapat dengan mudah diakses hanya dalam genggaman.
Transportasi dan akomodasi menjadi hal utama yang paling penting dalam bepergian. Pilihan transportasi pun beragam, mulai dari pesawat, kereta api, maupun bus. Setelah menentukan transportasi, pengguna juga sering kali dihadapkan dengan pilihan akomodasi yang semakin bervariasi. Mulai dari hotel, homestay, guest house, vila, resor, dan lain-lain.
Kemudahan dan kebebasan menentukan transportasi dan akomodasi untuk bepergian semakin terasa dengan adanya teknologi dan hadirnya aplikasi penyedia jasa pemesanan (booking).
"Melansir data dari Inventure (2017), setidaknya 65,77% konsumen saat ini lebih memilih melakukan pemesanan lewat aplikasi. Keberagaman pilihan transportasi dan akomodasi menjadikan aplikasi seperti Traveloka populer digunakan oleh konsumen saat ini," kata PR Manager Traveloka, Busyra Oryza, dalam keterangannya, Rabu (22/8).
Selain itu, kata Busyra, bujet atau anggaran merupakan sebuah elemen yang tidak dapat dimungkiri dalam merencanakan perjalanan. Setiap orang memiliki porsi anggaran yang berbeda untuk dapat mewujudkan rencana perjalanannya.
"Penentuan anggaran tentunya berdampak pada pilihan harga transportasi dan akomodasi. Kapan pun dan kemana pun, tentunya masyarakat ingin pergi liburan dengan cara yang mudah dan anggaran yang murah," imbuhnya.
Fenomena ini dapat terlihat dari kian menjamurnya jumlah hotel bujet dan maskapai penerbangan bertarif rendah (low cost carrier). Data Centre for Aviation pada 2012 menunjukkan bahwa maskapai LCC menduduki posisi paling pertama dengan peningkatan hampir 30 juta.
Tidak hanya maskapai pesawat, perkembangan hotel bujet pun semakin menjamur. Melansir data dari Inventure (2017), jumlah hotel bujet telah melampaui hotel bintang 4 dan 5, yang mana jumlahnya hampir mencapai 50% pada 2018 dan diprediksi akan terus meningkat di 2019.
Untuk membantu traveler mengatur perjalanan tanpa khawatir dengan anggaran, konsumen dapat menggunakan fitur unggulan dari penyedia platform booking seperti Traveloka yang menyediakan fitur Price Alert, guna mendapatkan notifikasi instan saat harga tiket sesuai anggaran, sehingga Anda dapat pesan penerbangan di waktu yang tepat.
"Fitur ini bisa membantu Anda mendapatkan tiket pesawat dengan harga termurah sesuai tanggal keberangkatan dan destinasi keinginan. Begitu Anda memasukkan batasan harga untuk sebuah penerbangan, Anda akan memperoleh pemberitahuan jika ada tiket pesawat dengan harga yang sesuai anggaran," terang Busyra lagi.
Jika melihat kembali kepada waktu lima hingga 10 tahun lalu, di mana menentukan perjalanan belum semudah saat ini. Untuk mengatur perjalanan (membeli tiket transportasi dan akomodasi), masih menggunakan cara konvensional dan rencana perjalanan telah diatur oleh biro perjalanan.
Seiring dengan berkembangnya teknologi dan pertumbuhan penggunaan smartphone yang pesat, pengguna semakin dimanjakan dengan adanya aplikasi yang memudahkan proses pemesanan tiket perjalanan bahkan hingga kebutuhan penunjang kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan estimasi yang dilakukan International Monetary Fund (IMF) pada 2016, perekonomian dunia dikuasai oleh 10 negara, termasuk Indonesia. Di hari jadi Indonesia yang ke-73, tentu masyarakat Indonesia berharap perekonomian Indonesia dapat terus bertumbuh dan membaik.
Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia apalagi dengan adanya fenomena leisure economy. Pergeseran konsumsi masyarakat dari goods ke experience menunjukkan bahwa peran teknologi memiliki dampak yang signifikan dalam hal mengubah pola konsumsi masyarakat. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved