Jokowi Sebut Joni Teladan Pengorbanan tanpa Pamrih

Rudy Polycarpus
20/8/2018 18:15
Jokowi Sebut Joni Teladan Pengorbanan tanpa Pamrih
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

AKSI heroik Yohanis Ande Kala alias Joni, 14, bocah pemanjat tiang bendera membuat banyak orang mengaguminya. Tidak terkecuali Presiden Joko Widodo.

Siswa kelas VII SMPN Silawan itu menjadi salah satu tamu tambahan dalam acara silaturahim Presiden dengan Teladan Nasional, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, dan Gita Bahana Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/8).

Dalam acara yang berbalut jamuan makan siang ini, Joni yang berseragam putih-biru duduk satu meja bersama Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta pembawa baki bendera pusaka, Tarrisa Maharani Dewi.

Setelah memberikan pidato sambutan, Presiden memanggil Joni agar maju dan berdiri di sampingnya.

"Tadi disampaikan oleh Mensesneg, ada tamu tambahan, ini tamu masih SMP kelas satu. Jon, sini Jon," panggil Jokowi kepada bungsu dari sembilan bersaudara dari pasangan Viktor Lino Fahik Marcal dan Lorensa Gama itu.

Kepala Negara lantas meminta Joni menceritakan kembali aksi heroiknya memanjat tiang bendera saat upacara peringatan kemerdekaan ke-73 RI di Kabupaten Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Joni mengatakan, aksinya itu sebagai bentuk spontanitas saja. Ia memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang tersangkut di ujung tiang.

Saat Presiden Jokowi bertanya apakah tidak takut jatuh saat memanjat tiang bendera, dengan lugas Joni mengatakan, “Tidak”.

Jokowi pun mengingatkan Joni bahwa aksinya itu berbahaya. Jokowi mengaku sempat cemas menyaksikan Joni memanjat tiang setinggi 20 meter itu. Namun, ia menilai aksi Joni juga melambangkan keberanian serta pengorbanan tanpa pamrih.

"Memang kita lihat itu suatu keberanian pengorbanan tanpa pamrih yang kalau saya kemarin baca wawancaranya dengan Joni, ingin agar merah putih terus berkibar di Kabupaten Belu," tandasnya.

Di akhir acara, Presiden Jokowi menanyakan permintaan Joni. Ia lantas mengajukan permintaan berupa sepeda dan rumah. Permintaannya itu pun langsung disetujui Presiden.

Jokowi bahkan menambah hadiah bagi Joni, yakni bertamasya ke Taman Mini Indonesia Indah dan Dunia Fantasi.

"Mumpung di Jakarta, diajak lihat Dunia Fantasi sama Taman Mini. Jangan dibawa yang sulit-sulit, kan masih dunia anak. Belum pernah kan? Ke Taman Mini dan Dunia Fantasi? Ya, itu nanti urusannya Menseneg," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya