Peran Media Strategis untuk Informasi dan Edukasi Publik
Syarief Oebaidillah
28/5/2015 00:00
(FOTO ANTARA/R. Rekotomo)
KALANGAN media berperan penting dan strategis dalam menginformasikan berbagai kegiatan dan pemberitaan sekaligus mengedukasi masyarakat.Bagi Perguruan Tinggi keberadaan media nasional yang memberitakan seputar pendidikan dengan segmen pembaca yang luas memunyai benefit positif.
"Kerja sama dengan Harian Media Indonesia ini kita harapkan dapat meningkatkan komunikasi yang lebih baik mengingat dewasa ini sistem komunikasi semakin cepat di era IT," kata Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Roesdiman Soegiarso, dalam acara saat penandatangan kerja sama (MoU) dengan Harian Media Indonesia yang diwakili Kepala Divisi Pemberitaan Abdul Kohar dan Direktur Marketing Media Indonesia Shanty Nurpatria, di kampus Untar, Jakarta, Kamis (28/5). Turut mendampingi Wakil Rektor Untar, Chairi, dan Kepala Humas Untar, Paula.
Roesdiman mengakui sebagai kampus dengan berbagai aktivitas yang dinamis memunyai keterbatasan dalam menginformasikan ke publik.
"Nah insan media massa yang telah berpengalaman dengan segmen pembaca yang luas dan intelek tentu penting bagi kami bekerja sama dan bersinergi," cetusnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. "Jika membandingkan tetangga kita Malaysia dan Singapura memang banyak tantangan kita menghadapi MEA. Nah, Untar dan jajarannya bersiap diri menghadapi MEA sekaligus mendukung negara kita masuki era tersebut," ujarnya.
Dikatakan, mahasiswa Untar yang kebanyakan memunyai orangtua berlatar belakang wirausaha atau entrepreneur bersemangat yang sama dalam berwirausaha. "Ini menjadi modal kami ke depan hadapi MEA," cetusnya.
Roesdiman Soegiarso menyatakan Untar merupakan perguruan tinggi yang memiliki filosofi menghasilkan lulusan berjiwa integritas, profesional dan kewirausahaan.
Sementara itu, Abdul Kohar menegaskan MoU ini sangat penting karena media relation menjadi sebuah keniscayaan. Ia mengungkapkan pada Kongres Surat Kabar Dunia di Bangkok, Thailand, trend di negara ASEAN menunjukkan pembaca koran terus meningkat naik 20 persen, juga di Malaysia dan Thailand. Terkecuali Singapura sedikit mengalami penurunan.
Mengutip pakar media massa, Abdul Kohar menyatakan seiring membanjirnya informasi maka untuk menyaringnya adalah melalui media mainstream. "Jadi kerja sama Untar ini sudah tepat," pungkasnya. (Q-1)