Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) memberikan beasiswa pendidikan hingga S1 kepada Yohanes Ande Kala Marcal, bocah pemanjat tiang bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Desa Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (17/8).
"Aksi Yohanes sangat heroik. Kami salut dengan bocah yang masih berusia 14 tahun ini. Ia akan mendapatkan beasiswa sampai dengan tingkat S1," kata Direktur Human Capital Management PT PLN Muhamad Ali seperti dikutip dari Antara, Sabtu (18/8).
Ia mengapresiasi tindakan Yohanes yang menunjukkan tindakan nyata menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta terhadap NKRI. Untuk itu, melalui Program PLN Peduli, pelajar Kelas VII SMPN I Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu itu mendapatkan beasiswa pendidikan hingga jenjang S1.
"Mulai saat ini Yohanes juga kami jadikan 'Putra PLN'," pungkas Ali.
Untuk diketahui, Yohanes Ande Kala Marcal, 14, siswa kelas 1 SMP Negeri Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT sempat viral di media sosial karena keberaniannya naik ke tiang bendera untuk melepaskan tali yang tersangkut saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI-73, Jumat (7/8) pukul 08.00 WITA. (Ant/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved