Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUDAYAWAN Mohammad Sobary memastikan gerakan revolusi mental yang digaungkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada awal kepemimpinannya perlahan-lahan sudah menjadi sebuah gerakan di masyarakat. Munculnya banyak tokoh inspirasi yang bergerak di tengah-tengah masyarakat menurut dia adalah salah satu tanda bahwa revolusi mental sedang berjalan dan diharapkan agar terus menjalar ke banyak lapisan masyarakat.
“Bahwa revolusi mental itu adalah tindakan, adalah praksis yang saat ini sudah mulai muncul dalam banyak bentuk gerakan di masyarakat. Kita melihat banyak muncul sosok-sosok inspiratif di masyarakat yang mengabdikan dirinya bagi kebaikan bersama dan mendorong perubahan sosial, ya itulah gerakan revolusi mental yang hidup,” kata Sobary dalam kesempatan diskusi bertajuk Merdeka Bersama Revolusi Mental yang diselenggarakan oleh Vox Point Indonesia, di Jakarta, Jumat (17/8).
Menurut dia, di level masyarakat perlahan-lahan gerakan revolusi mental itu akan terus bergerak, yang tentu saja perlu didorong oleh elit politik yang juga berada dalam gerakan yang sama seperti di level masyarakat bawah.
“Artinya kita mungkin punya pekerjaan rumah karena elit politik kita masih mengalami banyak persoalan. Sementara di masyarakat bawah gerakan ini nyata dan menjadi tindakan praksis. Kalau saja elit memberikan contoh yang tepat maka ini akan berjalan dengan sangat baik,” jelas Sobary.
Karya inspiratif anak bangsa dalam berbagai bidang, baik laki-laki maupun perempuan menjadi penanda bahwa gerakan revolusi mental adalah sesuatu yang hidup, bukan hal mati.
“Jangan juga dianggap ini hanya pidato-pidato saja, karena revolusi mental itu hakikatnya adalah tindakan nyata,” tegas Sobary.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisejati menambahkan, kepemimpinan Jokowi bersama revolusi mentalnya patut diberi tempat positif sekaligus juga pantas untuk diberikan catatan.
“Artinya kita harus apresiasi apa yang dikerjakan oleh pemerintah sekarang adalah bagian dari menjawab gerakan revolusi mental tadi. Semangat kerja, semangat gotong royong adalah bagian dari kerja revolusi mental. Bahwa masih ada yang kurang tentu saja, sehingga perlu diberi masukan yang sifatnya korektif dan konstruktif,” jelas Handoyo. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved