Masyarakat Harus Jeli Pilih Travel Umrah

Fetry Wuryasti
25/5/2015 00:00
Masyarakat Harus Jeli Pilih Travel Umrah
(MI/Panca Syurkani)
SEKJEN Kementerian Agama Nur Syam mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk membantu jamaah yang terlantar saat ibadah umrah.

"Terhadap yang sudah terjadi pada 49 jamaah yang terlantar, itu sudah bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Senin (25/5).

Nur Syam menekankan dari apa yang telah terjadi, seharusnya jamaah umrah dan haji memiliki kesadaran dan pengetahuan untuk menggunakan jalur yang resmi. Dia menghimbau mereka agar mendaftar pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) atau biro travel haji yang terdaftar di Kementerian Agama.

"Kementerian Agama akan memberikan referensi biro travel yang terpercaya dan biasa memberangkatkan dan memulangkan jamaah umrah," cetus Nur Syam.

Ada baiknya, lanjut Nur Syam, jamaah berangkat dengan biro travel sedaerah dan tidak tergiur promosi yang menjual harga umrah murah.

"Tanyakan ke Kementerian Agama di kabupaten dan provinsi soal pengalaman biro travel haji tersebut selama ini. Mayoritas jamaah yang tertipu itu karena tidak punya pengetahuan cukup, ditambah ada makelarnya seperti tokoh agama, masyarakat dan orang-orang yang berpengaruh di lingkungannya," jelasnya.

Kementerian Agama telah menegaskan sanksi ke pada biro travel yang menelantarkan jamaah umrah dan haji mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi hukum berupa pencabutan izin.

"Kami juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti kepolisan dan kejaksaan untuk melakukan penindakan efek jera pada biro travel yang nakal," tegas Nur Syam.

Nur Syam menambahkan bahwa MUI sudah melarang MLM haji/umrah. Jamaah juga harus lebih waspada terhadap oknum yang menggunakan ketidaktahuan mereka untuk sasaran penipuan.

"Tidak ada lagi alasan tidak tahu bagi jamaah. Mereka bisa tanyakan informasi haji dan umrah ke Kementerian Agama, baik di pusat maupun KASI Haji di kabupaten. Sebab di Kemenag, informasi yang diberikan tidak akan salah. Mereka bisa datang ke direktorat penerangan haji dan umrah. Bagi yang di daerah, bisa bertanya ke Kasi Haji, atau KUA yang juga paham mengenai haji," tukasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya