Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN jejaring sosial Facebook membantu peningkatan usaha kalangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di seluruh pelosok Indonesia dengan meluncurkan program Laju Digital. Kampanye tersebut akan menyasar sekitar 3.000 unit usaha di 15 kota di Indonesia.
"Selama beberapa bulan ke depan program ini akan diisi pelatihan dan workshop untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan keterampilan dan penguasaan marketing melalui jalur digital," terang Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari pada peluncuran program Laju Digital di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, para peserta nantinya dibekali kemampuan digital untuk mengembangkan bisnis mereka agar manfaat internet lebih optimal.
"Program ini memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk membuat halaman Facebook agar menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka. Sebab, hasil riset Morning Consult menunjukkan, 2 dari 3 UMKM di Facebook membangun bisnis mereka melalui Facebook dan 89% UKM di Facebook menyatakan lewat Facebook mampu menarik perhatian pelanggan," ungkapnya.
Ruben menjelaskan program ini tidak hanya menyasar pengusaha, tetapi juga pencari kerja dan komunitas. Bagi pencari kerja, pelatihan itu membantu pengguna meningkatkan profil media sosialnya. Pasalnya, dalam penelitian Morning Consult, 90% UKM menyatakan keterampilan digital dan media sosial jadi salah satu pertimbangan penting dalam merekrut karyawan.
"Bagi komunitas masyarakat, Laju Digital akan memberikan pelatihan mengenai lite-rasi digital dan materi tentang edukasi keamanan jaringan internet," terangnya.
Marketing Manager Shopee Indonesia Monica Vionna optimistis melalui program itu, penjual UMKM di market place Shopee mampu meningkatkan keterampilan pemasaran digital mereka untuk meningkatkan penjualan bisnis online melalui media sosial.
Meraih keuntungan
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengapresiasi program Laju Digital dari Facebook yang disokong Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
Terlebih, menurut dia, prog-ram itu bisa mengurangi ke-senjangan yang lebar antara kota-kota di Indonesia Timur dan Barat, yang terlihat pada kondisi infrastruktur dan sosial ekonomi.
Moeldoko juga berharap program itu dapat meningkatkan bisnis UMKM dan manfaat media sosial lebih berdampak lagi untuk pertumbuhan ekonomi.
"Banyak masyarakat yang aktif menggunakan media sosial dan UMKM berkontribusi pada produk domestik bruto sekitar 60%. Harapan kami, tentunya melaui program tersebut akan lebih banyak lagi pelaku UMKM yang memanfaatkan media sosial untuk meraih keuntungan lebih besar," tutupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved