Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 47 ilmuwan diaspora bakal berkolaborasi dengan para peneliti dari 55 perguruan tinggi negeri dan swasta di Tanah Air untuk melakukan berbagai riset. Kehadiran para diaspora yang dipulangkan dari berbagai negara diharapkan dapat mendorong budaya unggul (culture of excellence) di kampus-kampus dalam negeri.
Para diaspora dipulangkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) melalui program Cendekia Kelas Dunia. "Kalau kita mau membentuk culture of excellence, di sinilah para diaspora bisa berperan penting," kata Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Sangkot Marzuki dalam Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) 2018 di Jakarta, Selasa (14/8).
Menurutnya, para diaspora juga diharapkan bisa menggali potensi Indonesia yang memiliki keragaman tinggi dari segi alam ataupun kehidupan sosial. Faktor keragaman itulah yang bisa dijadikan pembeda demi membawa nama Indonesia di kancah internasional melalui publikasi ilmiah.
"Misalnya penelitian genetik yang sebelumnya tidak tersentuh. Padahal Indonesia sangat kaya dengan keragaman etnik. Hubungan antara etnik dan genetik dulu belum diketahui," kata mantan Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman itu.
Senada, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristek-Dikti Ali Ghufron Mukti berharap melalui program Cendekia Kelas Dunia, diaspora yang dipulangkan bisa mempercepat pembentukan atmosfer akademik berbasis keunggulan.
"Dengan kolaborasi diaspora, kita ingin sikap dan attitude sebagai ilmuwan di luar negeri dibawa ke sini. Mereka diharapkan juga menambah jumlah publikasi ilmiah internasional. Indonesia memiliki banyak hal unik yang belum diteliti dengan baik. Jadi mereka bisa bekerja sama membuat proposal atau joint research," jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional Deden Rukmana menyatakan ilmuwan muda Indonesia yang berkarier di luar negeri potensial dipulangkan secara permanen ke Tanah Air. Saat ini jumlah diaspora Indonesia di seluruh dunia sekitar 300 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved