Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian mengembangkan jejaring inovasi isolat H5N1 yang dikarak-terisasi secara antigenik dan genetik. Jejaring dibangun dalam upaya mencegah dan memberantas penyakit Avian influenza (AI) atau flu burung.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita mengungkapkan itu pada pertemuan Avian Influenza Group for ASEAN (AIGA) di Yogyakarta, kemarin. Pertemuan diikuti delegasi negara-negara ASEAN, perwakilan Sekretariat ASEAN, serta Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Regional Asia-Pasifik.
Pada kesempatan itu ia menyampaikan informasi kepada negara-negara anggota ASEAN tentang kegiatan bioinformatic. Salah satunya ialah jejaring surveilans molekuler atau disebut Influenza Virus Monitoring (IVM) di Indonesia.
Menurut Diarmita, IVM Indonesia dibangun didasarkan pada jejaring regional laboratorium diagnostik veteriner dan didukung sistem manajemen data berbasis web (IVM online). "Contoh jejaring IVM Indonesia ini memiliki rele-vansi dengan negara-negara lain yang ingin membangun jaringan laboratorium untuk surveilans molekuler AI dan patogen lainnya," katanya.
Dalam kerangka kerja strategis FAO-regional untuk peningkatan kapasitas laboratorium, ujarnya, Balai Besar Veteriner Wates di Yogyakarta telah ditunjuk sebagai laboratorium veteriner rujukan untuk AI di Indonesia.
Diarmita menjelaskan perkembangan penyakit AI pada unggas ataupun manusia sejak 2003 hingga kini, khususnya di regional Asia Tenggara, sangat dinamis. Setiap negara anggota ASEAN memerlukan informasi dan pengalaman dalam menerapkan strategi pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan AI.
Pada pertemuan selama empat hari itu seluruh negara anggota ASEAN juga berbagi informasi tentang kondisi terkini penyakit AI dan strategi efektif untuk mencegah dan memberantasnya. Selain itu, pertemuan akan mengkaji kembali target pencapaian roadmap ASEAN untuk Komunitas ASEAN Bebas HPAI pada 2020 secara realistis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved