Hampir 50% Balita RI Kurang Vitamin D

25/3/2015 00:00
Hampir 50% Balita RI Kurang Vitamin D
(Dok. MI/Jhoni Kristian)
STUDI South East Asian Nutrition (Seanut) pada 2013 menunjukkan hampir separuh balita yang lahir di Indonesia mengalami kekurangan vitamin D.

Direktur Developmental Physiology & Nutrition Danone Nutricia Early Life Nutrition Belanda Martine Alles di Jakarta, Sabtu (14/3), mengatakan Indonesia termasuk negara yang menunjukkan prevalensi kekurangan vitamin D pada anak yang cukup tinggi.

"Studi Seanut Indonesia 2013 menunjukkan prevalensi keku­rangan vitamin D pada anak-anak Indonesia berumur 2-4,9 tahun ialah sebesar 42,8% di desa dan 34,9% di kota," katanya.

Ia mengatakan kasus internasional juga menunjukkan vitamin D sebagai salah satu zat gizi yang memengaruhi kualitas pertumbuhan anak-anak.

Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Institut Teknologi Bogor Prof Hardinsyah MS menambahkan, masalah gizi di Indonesia memang masih memprihatinkan, terlihat dari jumlah balita bertumbuh pendek (stunting) akibat kekurangan gizi yang masih tinggi, yakni 37,2%, atau 8,8 juta balita Indonesia pada 2013. (Ant/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya