ITB Kembangkan Mahasiswa Berwawasan Internasional

Richaldo Y Hariandja
20/5/2015 00:00
ITB Kembangkan Mahasiswa Berwawasan Internasional
()
INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) menganggap bahwa penting bagi seorang mahasiswa untuk memiliki pengalaman bersosialisasi dan adaptasi di dunia Internasional. Pasalnya, dengan adanya Masyarakat Eknomi Asean (MEA) persaingan di lapangan pekerjaan akan menjadi lebih keras, terlebih dengan masuknya masyarakat asing.

"Ke depannya, tidak cukup kita hanya merasakan pendidikan nasional, adaptasi di dunia internasional juga merupakan sebuah kebutuhan," ucap Direktur Kemitraan dan Hubungan Internasional ITB Edwan Kardena pada saat peluncuran Program Magister Internasional Sekolah Teknik Elektro ITB di Jakarta, pada Rabu (20/05).

Dikatakan, acap kali dunia pendidikan sulit untuk mengimbangi perkembangan kebutuhan lapangan pekerjaan. Oleh karenanya, salah satu hal yang dibutuhkan adalah mengadakan pengkajian dari negara tetangga. Dengan demikian, terjadi hubungan yang saling menguntungkan lewat pembelajaran yang dilakukan.

Sejalan dengan hal tersebut maka dia berpendapat penting bagi perguruan tinggi untuk banyak bekerja sama dengan perguruan tinggi asing untuk sekadar mengadakan studi banding maupun program pembelajaran di kedua negara tersebut.

"Biaya kuliah luar negeri sangat mahal, oleh karena itu, kita yang lokal harus bisa menyiasatinya dengan mengadakan program seperti itu. Jadi mahasiswa lokal dapat belajar dengan biaya lokal, namun pengalaman internasional," tambahnya.

Maka dari itu, ITB mengeluarkan Program Magister Internasional Sekolah Teknik Elektro, bekerja sama dengan Universitas Deakin Australia. Hal tersebut bertujuan bukan hanya meningkatkan pengalaman internasional bagi mahasiswa saja, tapi juga dapat meningkatkan mutu ITB pada umumnya.

Kerja sama berskala internasional bukan hanya dilakukan ITB dengan Universitas Deakin, tapi sudah ada 40 program kerja sama yang mereka jalani dengan universitas asing.

"Dengan semakin banyaknya mahasiswa asing di kelas, secara tidak langsung juga turut mengembangkan ekosistem belajar mahasiswa," terangnya.

Sementara itu Direktur Riset Internasional Universitas Deakin Tes Toop dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa kerjasama berskala Internasional juga dianggap perlu dalam dunia pendidikan. Sebab, semakin banyak pengalaman yang dimiliki oleh mahasiswa, tentunya akan meningkatkan kualitas mereka.

Dia berujar bahwa bukan hanya Indonesia saja tempat mereka mengadakan perkuliahan internasional. "Banyak negara Asia yang kami ajak untuk bekerja sama, eropa juga, harapannya hanya satu, kami ingin agar wawasan global secara praktis juga dimiliki oleh lulusan kami," terangnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya