Menpan RB: Humas Pemerintah Perlu Miliki Patriotic Call dalam Bekerja
Intan Fauzi
13/5/2015 00:00
(ANTARA/Fanny Octavianus)
MENTERI Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi, menyebutkan bahwa Humas Pemerintah perlu memiliki panggilan patriotik dalam bertugas. Humas memiliki peran yang vital dalam mengkomunikasikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
"Mengingat tugasnya sangat vital, Humas hendaknya bekerja karena panggilan patriotik (patriotic call) untuk menyampaikan pesan berupa kebenaran dari berbagai kebijakan pemerintah", ungkap Yuddy dalam acara Training Sinergi Kampanye Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi bagi Praktisi Humas Pemda dan Jurnalis di Batam Centre.
Selain itu, lanjut Yuddy, peran Humas Pemerintah sangat strategis untuk meyakinkan dan mengajak masyarakat agar berpartisipasi menyukseskan kebijakan pemerintah. Karena itu humas juga harus memiliki kemampuan jurnalistik dan fotografi yang baik.
"?Humas itu posisinya strategis, pekerjaan pemerintah bisa dipahami dan dimengerti rakyat apabila humas bekerja. Humas kerja bukan sekedar mengkoordinir rekan pers, tapi harus mempunyai kemampuan persuasif dalam menjelaskan apa tujuan kegiatan atau kebijakan yang dilakukan pimpinannya, serta apa manfaatnya. Bahkan humas harus mampu membuat rilis," paparnya.
Humas juga dituntut untuk mengetahui substansi dari berbagai kegiatan pemerintahan di tempat bertugas. "Humas bukan cuma mencatat data, foto dan mendokumentasikan kegiatan, tapi Humas juga harus memahami substansi kegiatan atau kebijakan pimpinannya," lanjut Yuddy.
Hal itu dilakukan agar pesan dari sebuah kebijakan maupun kegiatan pemerintah tersampaikan dengan baik kepada media dan publik sehingga humas tak hanya mendiktekan berita kegiatan pemerintah.
Untuk mendukung perannya, pegawai yang bertugas di humas harus diperhatikan pola dan pengembangan kariernya. "Menurut pandangan saya, harusnya penugasan di Humas ini menjadi tiket untuk promosi jabatan", tutup Yuddy.(Q-1)