Bahan Ajar Responsif Gender Tengah Disusun

Cornelius Eko
06/5/2015 00:00
Bahan Ajar Responsif Gender Tengah Disusun
(MI/RAMDANI)
PEMERINTAH tengah merumuskan pedoman penyusunan bahan ajar yang responsif gender bagi tenaga pendidik. Penyusunan pedoman ini dilandasi oleh masih terjadinya ketidaksetaraan gender di lingkungan pendidikan.

''Penyusunan pedoman ini demi menciptakan lembaga pendidikan yang responsif gender di Indonesia,'' sebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Yohana Yembise, di Jakarta, Rabu (6/5).

Perumusan pedoman bahan ajar itu, lanjut Yohana, dilakukan kementeriannya bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dia menambahkan, dalam penyusunan pedoman tersebut, akan dimuat tiga komponen utama yang menjadi prasyarat terbentuknya lembaga pendidikan responsif gender. Ketiga komponen tersebut adalah, yakni metodologi, muatan bahan ajar, dan pelatihan bagi tenaga pendidik (guru dan dosen).

''Selain menyusun pedoman, kementerian juga tengah menyusun konsep model sekolah ramah anak,'' tambah Menteri PP dan PA. (Tlc/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya