Tumpengan Pancasila, Sultan Lesehan Bersama Rakyat

MICOM
01/8/2018 13:55
Tumpengan Pancasila, Sultan Lesehan Bersama Rakyat
(MI/M. Irfan)

MEMASUKI Bulan Pancasila, Panitia Bersama Bulan Pancasila 2018 berencana menggelar acara kolosal dahar kembul bersama Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (7/8) pukul 18.00 di sepanjang Malioboro Yogyakarta.

Dahar kembul menyajikan ratusan buah nasi tumpeng yang berasal dari sumbangan berbagai lapisan masyarakat. Sumbangan ini merupakan wujud implementasi nilai kegotong royongan masyarakat.

Tumpeng dipilih lantaran menggambarkan simbolisasi dari filosofi luhur budaya Jawa.

"Kehadiran Ngarsa Dalem dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah DIY serta Forkominda Kabupaten Kota duduk lesehan di Malioboro bersama rakyat adalah bentuk nyata antara pimpinan dan masyarakat. Harapannya pemimpin semakin dapat mendengar dan mewujudkan amanat hati nurani rakyat," ujar Koordinator Kegiatan Widihasto Wasana Putra lewat keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Rabu (1/8).

Pelaksanaan acara dahar kembul sengaja dipilih bertepatan dengan hari Selasa (7/8), sebab pada hari itu selama satu hari penuh aktivitas perdagangan kaki lima di Malioboro libur.
"Rehatnya aktivitas perdagangan ini kiranya dapat dimaknai sebagai momentum penyeimbang agar atmosfir Malioboro tidak dipenuhi aktivitas perniagaan melainkan juga perlu diselaraskan dengan ekspresi dan artikulasi yang dimuati nilai-nilai kebudayaan," tandasnya.


Dalam pertemuan sosialisasi kegiatan dan koordinasi lintas elemen di aula Dinas Pariwisata DIY Senin (30/7) siang puluhan perwakilan lembaga dan komunitas dari berbagai bidang serta paguyuban pedagang Malioboro menyatakan kesiapannya bergotong royong mensukseskan acara dahar kembul.

Acara dahar kembul diawali dengan defile marching band dari parkir Abu Bakar Ali pukul 18.00, disusul pentas kesenian di panggung utama, sambutan Sri Sultan HB X, doa bersama ditutup dahar kembul bersama masyarakat di sepanjang Malioboro.

Panitia membuka partisipasi donasi dalam bentuk tumpeng yang dapat dikonsumsi sedikitnya untuk 25 orang. Tumpeng dikirimkan langsung ke Bale Tanjung di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY pada hari Selasa (7/8) rentang pukul 16.00 - 18.00 WIB.

Tumpeng selanjutnya akan didistribusikan panitia ke 17 titik bagi tumpeng. Masing-masing titik akan dilayani oleh kelompok relawan, yakni depan hotel Garuda (Komunitas Wisata Kampung Sosrowijayan Wetan), Dinas Pariwisata DIY (ISKA dan WKRI DIY), DPRD DIY dan Malioboro Mall (lKKJ), hotel Mutiara (Bergada Banguntopo), gerbang Kepatihan (Perempuan Berkebaya), panggung utama (Sekber Keistimewaan DIY), simpang empat Terang Bulan (XT Square dan Paksikaton Kota), Mc Mohan dan Ramai (Jogoboyo), Ramayana (Pusaka Nusantara), Gunung Mas (Karang Taruna DIY), Pasar Beringharjo (Paksikaton Bantul, Mirota Batik (Kwarda Gerakan Pramuka DIY), Ngejaman (Bergodo Kyai Ronggah dan Gemayomi), Gedung Agung dan Titik Nol (Info Cegatan Jogja).

Selain itu ada dukungan bantuan komunikasi, kebersihan, keamanan dan tim medis dari Paguyuban Pedagang Malioboro, Mertikarto, Code X, Jogja Garuk Sampah, UPT Malioboro, Jogoboro dan Satgas Selasa Wage serta BPBD DIY.

 (RO/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya