Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) memulai pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran yang berlokasi di kawasan Tangerang, Banten.
Ditargetkan gedung berlantai lima tersebut tuntas awal 2019. Diharapkan, pada tahun ajaran baru 2019, mahasiswa Fakultas Kedokteran yang saat ini belajar di Kampus Fakultas Farmasi dan Sains di Klender, Jakarta Timur, bakal menempati kampus baru tersebut.
Melengkapi kampus itu, Uhamka juga akan membangun rumah sakit pendidikan dan asrama bagi mahasiswa. Semua fasilitas ini dibangun, di atas lahan seluas 13.480 meter persegi (1,34 hektare). Untuk keperluan itu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp60,8 miliar.
"Jadi kami merancang Kampus Fakultas Kedokteran Uhamka ini tidak hanya membangun gedung untuk proses perkuliahan, tetapi juga sarana untuk praktikum mahasiswa termasuk rumah sakit dan asrama," ungkap Rektor Uhamka Suyatno pada sambutan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Uhamka di Ciledug, Tangerang, Banten, Senin (30/7).
Turut hadir dalam acara ini, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Umum PP Muhammadiah Haedar Nashir, serta Dirjen Kelembagaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwigyo.
Melalui keterangan yang diterima hari ini, Suyatno menyatakan pembangunan kampus kedokteran menjadi bagian dari pakta integritas yang ditandatangani Muhammadiyah beberapa waktu lalu saat Kemenristekdikti menerbitkan surat izin pendirian Fakultas Kedokteran Uhamka.
Pakta integritas ini memuat agar segera membangun gedung perkuliahan lengkap dengan sarana dan prasarana sehingga Fakultas Kedokteran Uhamka menjadi unggulan di Indonesia.
Menurut Suyatno, berdirinya Kampus Fakultas Kedokteran sebagai kampus ke-8 Uhamka menandakan memiliki komitmen tinggi mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di segala bidang. Dengan dibukanya Fakultas Kedokteran, Uhamka kini memiliki 10 fakultas dengan 43 program studi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengutarakan dengan dibukanya Fakultas Kedokteran Uhamka, kini ada 12 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang memiliki Fakultas Kedokteran. Beberapa bulan lalu, Muhammadiyah baru memulai pembangunan Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Haedar mengatakan, pendirian Fakultas Kedokteran pada 12 PTM merupakan komitmen Muhammadiyah untuk membangun pusat-pusat keunggulan guna mencetak sumber daya berkualitas di semua bidang.
"Muhammadiyah fokus pada pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan karena dua hal tersebut berkaitan erat dengan kualitas SDM suatu bangsa.Muhammadiyah juga berkomitmen membangun pusat pusat keunggulan" tegasnya.
Haedar mengingatkan majunya sebuah bangsa tidak semata-mata karena sumber daya alam (SDA) yang dimiliki. Justru saat ini banyak negara yang tidak memiliki SDA tetapi mendapat dukungan SDM berkualitas, tingkat pendapatan perkapitanya sangat tinggi. Contohnya Singapura, negara tersebut menjadi negara dengan tingkat pendapatan per kapita tertinggi di kawasan ASEAN.
Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan guna mencetak SDM berkualitas, Indonesia harus lebih fokus memperbaiki pembangunan dibidang pendidikan.
"Sejak dahulu Muhammadiyah berkomitmen tinggi memajukan pendidikan. Muhammadiyah sangat banyak membantu pemerintah untuk mencerdaskan bangsa melalui pendidikan," tegas Zulkifli.
Menkes Nila F Moeloek mengatakan saat ini pemerintah menghadapi masalah terkait minimnya SDM bidang kesehatan yang berkualitas. Karena itu, pembangunan Fakultas Kedokteran Muhammadiyah diharapkan menjadi solusi pemenuhan kebutuhan SDM bidang kesehatan yang berkualitas. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved