UBL Beri Beasiswa bagi Atlet Sepeda Gunung Berprestasi

Sidik P
05/5/2015 00:00
UBL Beri Beasiswa bagi Atlet Sepeda Gunung Berprestasi
(DOK.UBL)
UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) bersama JPG Mountain Bike Community menyelenggarakan event sepeda gunung bertajuk UBL–JPG–ISSI Tangsel- Sinarmas Land MTB XC Open Championship 2015 di sirkuit Taman Kota 2, BSD City, pada 9-10 Mei mendatang.
Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA, menyatakan event itu digelar untuk mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya di cabang balap sepeda gunung.
''Sehingga dari kejuaraan itu mampu melahirkan bibit pembalap baru berkualitas dan berprestasi di kancah nasional serta internasional.
Terutama bagi pecinta mountain bike khususnya XC (cross country),'' kata Kasih Anggoro di kampus UBL, Jakarta, Selasa (5/5).
Di sisi lain, lanjut dia, pihaknya juga akan memberikan pembinaan prestasi balap untuk para generasi muda melalui beasiswa. Beasiswa diberikan kepada peraih peringkat I, II, dan III di kategori kelas Man Junior untuk melanjutkan pendidikan di UBL.
''Tak hanya itu, untuk kategori kelas Man Elite/atlit tidak dipungut biaya pendaftaran atau free registration untuk masuk UBL,'' tukas dia.
Dalam lomba balap sepeda Cross Country yang memperebutkan hadiah Rp63 itu diperlombakan sembilan kelas. Kesembilan kelas itu yakni Men Elite, Women Elite/Open, Man Senior Open (19-30 tahun), Man Master Expert (31-48 tahun), Master A (31-39 tahun), Master B (40-48 tahun), Man Veteran (49 tahun ke atas), Man Junior (14-18 tahun), dan Full Suspension Man Open (31 tahun ke atas).
Rektor UBL Prof Ir Suryo Hapsoro Tri Utomo, Phd menambahkan ajang yang terakhir kali digelar pada akhir 2013 itu selain memberikan bentuk hiburan menyegarkan bagi masyarakat, juga ingin menunjukkan bahwa dunia kampus bisa peduli dan berperan serta dalam melahirkan bibit baru sehingga ada regenerasi atlet yang sangat mapan.
''Langkah ini patut ditiru oleh kampus-kampus lain dan didukung pemerintah daerah setempat,'' ujar Suryo.
Ketua Komunitas JPG Mountain Bike Park Pangeran Ilham Baron menyampaikan event kali ini merupakan event pertama dalam balap MTB XC yang menggunakan RFID sebagai timing system untuk para pembalap.
''Ini membuktikan kesungguhan kami untuk berkreasi terhadap olah raga sepeda gunung baik bagi pembalap atlit maupun penghobi olah raga ini. Kami berharap kelak bisa lahir atlet yang bisa berprestasi secara internasional,'' tukas dia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya