Kemenkes: Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Perlu Digencarkan

Dhika kusuma winata
31/7/2018 14:57
Kemenkes: Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Perlu Digencarkan
(DOK SARI HUSADA )

DIREKTUR Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kirana Pritasari menyatakan kesadaran masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak perlu digencarkan kembali. Pasalnya, kesadaran orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak saat ini belum optimal.

"Pemantauan perkembangan balita perlu digiatkan kembali. Melakukan pengukuran pertumbuhan anak setiap bulan penting untuk dilakukan. Pemantauan bisa dilakukan di posyando, puskesmas, dan faskes tingkat I lainnya," ujarnya dalam seminar Hari Anak Nasional 2018 di Gedung Kemenkes, Jakarta, Selasa (31/7).

Dia mengingatkan deteksi gangguan tumbuh kembang pada anak dapat dilakukan sedini mungkin melalui keluarga. Dengan deteksi dini tersebut, perkembangan anak bisa terpantau. Sehingga apabila ada gangguan pertumbuhan dapat diberikan tindakan tepat.

"Perkembangan anak bisa dipantau melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang didapatkan di posyandu," tandasnya.

Ia menambahkan, KIA dilengkapi dengan berbagai grafik untuk memudahkan orang tua memantau tumbuh kembang anak, seperti pengukuran berat badan, masa pemberian air susu ibu, dan riwayat imunisasi.

"Anak usia 12 bulan jika belum bisa berdiri dan belajar berjalan berarti mengalami gangguan perkembangan. Itu kelihatannya sepele tapi ini mengganggu perkembangannya," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya