PELAKSANAAN Ujian Nasional tingkat SMP pada dua hari pertama berjalan lancar. Tak ada gangguan berarti selama pelaksanaan UN.
UN tingkat SMP yang diselenggarakan mulai Senin 4 Mei hingga 7 Mei mendatang diyakini akan terus berjalan lancar. Tak ada gangguan, khususnya isu-isu kebocoran soal UN.
"Alhamdulillah (UN berjalan) lancar, di Ternate bahkan tadi saya dapat laporan untuk hari ini sudah selesai dan lebih baik. Dari Sabang sampai Merauke lancar," ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam, Selasa (5/5/2015).
Saat pelaksanaan UN SMP pada hari pertama sempat beredar luas blog yang menaruh soal UN SMP. Namun, pihak Kemendikbud memastikan apa yang tertera di blog pakanang.blogspot.com bukan soal UN SMP.
"Kami pastikan itu bukan soal UN 2015. Ada yang sengaja menaruh soal tersebut dan dibuat mirip, tapi kami pastikan sekali lagi itu bukan soal UN," paparnya.
Kemendikbud sendiri tak memiliki target selama pelaksanaan UN SMP ini. Mereka hanya berharap dengan adanya pelaksanaan UN, para siswa dapat melatih kejujuran.
Pelaksanaan UN SMP ini sendiri ada dua bentuk. Pertama, konvensional, dengan mengisi jawaban di lembar soal. Kedua adalah dalam bentuk Computer Based Test (CBT) sebagaimana dilakukan oleh UN SMA sebelumnya.
Untuk pelaksanaan UN CBT SMP ini, dilakukan oleh 42 SMP seluruh Indonesia. Jakarta hanya untuk satu SMP, sementara Provinsi Jawa Timur 11 SMP.
Khusus wilayah Provinsi DKI Jakarta ada 1.323 SMP yang mengikuti UN. Ada 144.174 siswa yang terdaftar sebagai peserta UN. (Q-1)