Media Group Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Palestina

Dhika Kusuma Winata
28/7/2018 22:30
Media Group Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Palestina
(MI/ PERMANA)

YAYASAN Media Group bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menggelar malam Berbagi untuk Palestina di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Sabtu (28/7).

Deputy Chairman Media Group Rerie L Moerdijat mengatakan kondisi kemanusiaan di Palestina tak yang tak kunjung membaik perlu terus mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia. Karena itu, pihaknya menjalin kerjasama dengan MER-C untuk pembangunan tahap kedua Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza.

RS Indonesia sendiri merupakan rumah sakit terbesar kedua di Gaza yang sumber dananya berasal dari masyarakat Indonesia. Bangunan RS yang saat ini dua lantai akan ditingkatkan menjadi empat lantai dengan penambahan kapasitas kamar sebanyak 300 kamar.

"Kita merasa prihatin kondisi di Gaza khususnya anak-anak karena mereka tidak bisa tumbuh seperti biasa sebagaimana anak-anak lain. Mereka bahkan tidak punya tempat bermain. Kami mengetuk pemirsa berkenan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza," ujar Rerie.

Dia menambahkan Yayasan Media Group sejak lama sudah aktif memberikan bantuan internasional. Di antaranya bantuan kemanusiaan kepada korban konflik di Mindanao, Filipina.

Dalam kesempatan yang sama, Presidium MER-C dr Arief Rachman mengatakan pihaknya membutuhkan dana Rp70 miliar untuk pembangunan RS tahap kedua. Hingga saat ini, jumlah donasi hasil kerjasama dengan Media Group terkumpul sekitar Rp3,8 miliar sejak kick off pada Mei lalu.

"RS Indonesia di sana menjadi andalan. Komitmen warga Indonesia menjadi perhatian khusus warga Palestina. Warga Indonesia dinilai konsisten dalam memberi bantuan," katanya.

"Tapi kondisi pasien saat ini membludak dan kita kekurangan obat-obatan. Diperlukan penambahan lantai kamar perawatan," imbuh dr Arief.

Penyanyi Melly Goeslaw yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak agar seluruh masyarakat Indonesia mau untuk terus menyumbangkan bantuan kepada saudara-saudara di Palestina. Dia menegaskan masalah yang terjadi di Palestina ialah masalah kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian tanpa mengenal latar belakang tertentu.

"Ini adalah masalah kemanusiaan bukan soal keagamaan karena korban di Palestina tak hanya muslim tapi juga non-muslim. Apa pun agama kita dan profesi kita, mari kita bantu mereka," tuturnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya