Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN pegawai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikuti Workshop Jurnalistik dan Fotografi selama sehari penuh, Jumat (27/7). Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pembekalan terkait teknik penulisan maupun pengambilan foto jurnalistik.
Kelas singkat kali ini diselenggarakan atas inisiatif Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR bersama surat kabar harian Media Indonesia. Sebanyak 30 peserta terlihat cukup antusias mengikuti tiap rangkaian kegiatan.
Ketua Penyelenggara Workshop Jurnalistik dan Fotografi, Rozalinda Yahya, mengutarakan, puluhan peserta datang dari beberapa unit kerja di Kementerian PUPR. Tujuannya untuk memberikan pembekalan kepada para pegawai, khususnya di bidang publikasi.
"Untuk unit kita, ini kegiatan yang pertama kali. Peserta kita ada 30 orang, dari semua unit kerja PPDPP, Dirjen Pembiayaan Perumahan, dan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR," terang Rozalinda di kawasan BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (27/7).
Dikatakannya, cakupan bidang di Kementerian PUPR cukup luas. Untuk itu, dituntut pula tenaga teknis yang cukup mumpuni untuk mengawal kegiatan-kegiatan didalamnya.
"Kita di humas sendiri kan stafnya sangat terbatas, sementara ada empat direktur di kita. Masing-masing kan punya banyak kegiatan, dan kadang humas tidak semuanya dapat ikuti kegiatan. Makanya kita menginginkan ada kontribusi dari unit-unit lain untuk bisa menuangkannya ke kita. Jadi (unit lain) sedikit dibekali lah (pengetahuan publikasi)," paparnya.
Salah satu sesi yang cukup menarik perhatian peserta adalah pembekalan teknik fotografi. Di dalamnya mereka diajarkan bagaimana cara mengkonstruksi foto hingga menceritakan apa.saja makna yang terkandung di dalamnya.
“(Materi pembekalan) lebih ke foto jurnalistik, membuat caption (keterangan foto), auto fisik, sama bagaimana cara membuat foto berbicara seperti apa,” jelas fotografer senior Media Indonesia, Sumaryanto Bronto.
Berdasarkan perkembangan, masyarakat bisa dikatakan sudah sangat akrab dengan dunia foto. Kondisi itu didukung oleh kemampuan teknologi seperti kecanggihan ponsel untuk menangkap gambar. “Jadi mengoptimalkan alat yang kita punya,” imbuhnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved