Tidak Ada Ulangan, UN SMA Dinilai Bersih dari Bocoran
Syarief Oebaidillah
01/5/2015 00:00
(--(MI/ARYA MANGGALA))
SETELAH lama ditunggu, Kemendikbud mengumumkan hasil ujian nasional (UN) SMA di DI Yogyakarta dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) bersih dari kebocoran naskah yang diunggah di Google Drive.
Hal tersebut ditegaskan Mendikbud Anies Baswedan yang menyatakan hasil UN SMA, SMK dan yang sederajat di kedua provinsi tersebut menunjukkan tidak ada pola yang anomali.
"Jadi naskah UN yang diunggah di kedua wilayah tersebut tidak dipakai siswa sehingga tidak perlu ada ujian ulang di kedua provinsi tersebut
"Kami menyimpulkan naskah UN yang diunggah di kedua wilayah tersebut tidak dipakai siswa sehingga tidak perlu ada ujian ulang di kedua provinsi tersebut. Artinya UN SMA bersih dari bocoran di Yogya dan Aceh,†kata Mendikbud Anies Baswedan pada konferensi pers di Kemendikbud, Kamis (30/4).
Ia menyimpulkan itu setelah mengumpulkan beragam fakta hasil analisis bahwa UN di Indonesia berjalan dengan baik dan jujur.
Ia juga mengaku bangga dan terkesan dengan para peserta ujian yang secara kolektif memilih tidak menggunakan dokumen terlarang dalam persiapan UN.
Hemat dia, nilai integritas pelaksanaan UN yang tinggi bukan sebuah kebetulan namun hasil proses pembelajaran lintas tahun.
Seperti diberitakan, 30 paket soal untuk enam mata pelajaran UN SMA jurusan IPA diunggah oleh oknum Perum Percetakan Negara melalui Google Drive. Dari kode soal yang tercetak dalam unggahan diketahui naskah itu untuk NAD dan DIY. Saat ini pelaku diamankan Bareskrim Polri.
Anies menambahkan hasil pemindaian UN SMA yang dilakukan perguruan tinggi negeri (PTN) sudah rampung. Semua hasil pemindaian tersebut sudah masuk ke Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud untuk diolah lagi.
Menurutnya, bertepatan tanggal 2 Mei atau Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) hasil UN dapat diserahkan ke panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) agar digunakan dalam penerimaan mahasiswa baru.
Sementara itu, Kabalitbang Kemendikbud Furqon pada kesempatan sama mengemukan distribusi naskah UN tingkat SMP sudah terdistribusi 81 persen.
Ia optimistis semua naskah soal akan tuntas terdistribusi sebelum pelaksanaan UN.
UN SMP sederajat akan digelar pada 4-7 Mei 2015 di ikuti 50.515 SMP dengan total peserta sekita 3,7 juta siswa. (Q-1)