Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA penuh keharuan muncul saat rombongan perdana jemaah haji Indonesia tiba di Mekah dari Madinah. Kedatangan 450 jemaah asal Surabaya (Kloter SUB-02) itu tiba menggunakan bus tepat pukul 12.10 WAS, Kamis (26/7), di Sektor XI, Hotel Kiswah Tower, Distrik Jarwal, Mekah, Arab Saudi.
Kedatangan mereka disambut dengan syair yang sangat legendaris Thala'al badru 'alaina. Air mata keharuan pun tak kuasa dibendung sejumlah jemaah.
Thala’al badru ‘alaina (Bulan purnama muncul pada kita)
Min saniyyatil Wada’ (Dari bukit Tsaniyatil Wada’)
Wajaba syukru ‘alaina (Syukur wajib kita haturkan)
Mada’a lil ahida (Aas apa yang diserukan penyeru pada Allah).
Penyambutan jemaah dipimpin Konsulat Jenderal RI di Jeddah Moh. Hery Saripuddin, bersama Ketua Muassasah Tawafah Asia Tenggara Syaikh Muhammad Indragiri, dan Kadaker Mekah Endang Jumali serta rombongan lainnya. Dalam sambutannya, Hery Saripuddin mengatakan, pihaknya siap melayani terkait akomodasi, transportasi, katering, kesehatan dan lainnya.
“Seluruh jemaah kami minta jangan ragu-ragu kalau butuh bantuan segera hubungi petugas,” ungkapnya.
Hery pun mengucapkan selamat datang. “Saya ucapkan marhaban selamat datang, selamat menunaikan rangkaian ibadah di Makkah,” ucapnya semringah.
Di tempat yang sama, Syaikh Muhammad Indragiri menganggap, kegiatan penyambutan kloter pertama merupakan ‘hari raya’ bagi pihaknya. “Kepada seluruh jemaah kami ucapkan selamat datang, semoga menjadi haji mabrur,” ujarnya.
Kedatangan 450 jemaah ini mengawali gelombang berikutnya ke Kota Suci Mekah.
Terkait syair thala"al badru "alaina, Konsultan Ibadah Sektor XI Mochammad Solichin mengatakan, syair tersebut pertama kali dilantunkan ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.
Penduduk Madinah, kata dia, menyambut suka cita kedatangan Rasulullah yang dianggap sebagi Sang Pemberi Petunjuk jalan yang terang benderang.
Kedatangan Baginda Rasul, diibaratkan seperti kedatangan sang pembawa cahaya sepeeti bulan purnama. "Kehadiran jemaah adalah kehadiran tamu Allah, layak disambut dengam penuh suka cita," pungkasnya saat dihubungi seusai acara. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved