72 Mahasiswa Indonesia Terima Taiwan Scholarship 2018

Micom
26/7/2018 12:45
72 Mahasiswa Indonesia Terima Taiwan Scholarship 2018
(Ist)

DALAM rangka memperkuat pertukaran akademis internasional, mempromosikan pendidikan internasional di Taiwan, serta mendorong para pemuda dari seluruh dunia untuk lebih memahami budaya dan pembangunan nasional, Pemerintah Taiwan sejak 2004 secara khusus membuat 'Taiwan Scholarship' (Kementerian Pendidikan serta Kementerian Riset dan Teknologi) dan 'Huayu Enrichment Scholarship', 'ICDF Scholarship' untuk mempromosikan pelajar internasional belajar ke Taiwan.

Melalui promosi di wilayah Indonesia, Taiwan Scholarship tahun ini menarik 952 pelajar mendaftar yang berasal dari universitas-universitas negeri maupun swasta di Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali, termasuk Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah, Universitas Islam Negeri.

Setelah melalui proses seleksi, pada tahun ini, wilayah Indonesia ada sebanyak 38 orang mendapatkan Taiwan Scholarship dari Kementerian Pendidikan, 24 orang mendapatkan Huayu Enrichment Scholarship dari Kementerian Pendidikan Taiwan, 4 orang mendapatkan Taiwan Scholarship dari Kementerian Riset dan Teknologi, dan 6 orang mendapatkan ICDF Scholarship.

Total berjumlah 72 orang dengan masing-masing mendapatkan 2 sampai 3 tahun belajar magister atau doktoral dari Taiwan Scholarship, atau 6 bulan sampai 1 tahun belajar Bahasa Mandarin dari Huayu Enrichment Scholarship.

Berdasarkan keterangan yang dirilis, Kamis (26/7), Taipei Economic and Trade Office, Indonesia,di Aula Kampus Anggrek, Universitas Bina Nusantara, hari ini, mengadakan seminar keberangkatan penerima Taiwan Scholarship 2018.

Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan di Indonesia (Taipei Economic and Trade Office) John Chen yang langsung memberikan sertifikat beasiswa kepada para penerima beasiswa serta melakukan foto bersama.

"Indonesia merupakan negara penting bagi kebijakan pemerintah Taiwan yang mengarah ke arah Selatan, Taiwan akan berperan aktif membantu Indonesia dalam pelatihan pendidikan tinggi dan tenaga kejuruan," kata Chen.

Menurutnya, kehidupan di Taiwan yang aman, standar pendidikan yang baik dan kemudahan fasilitas transportasi, merupakan tempat yang layak bagi pelajar Indonesia untuk merasakan pengalaman hidup dan belajar di sana.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para penerima beasiswa semoga semuanya lancar dan dapat menghargai kesempatan yang langka ini, dan berharap penerima beasiswa di Taiwan dapat belajar Bahasa Mandarin dan keahlian dengan tekun, di masa depan dapat terus menjembatani hubungan antara Taiwan dan Indonesia, serta membantu lebih banyak lagi orang mengenal Taiwan.

Taipei Economic and Trade Office, Indonesia, pada saat yang sama akan menjelaskan tentang prosedur keberangkatan penerima beasiswa tahun ini.

Dalam acara ini khusus mengundang Kepala Jurusan Bahasa Mandarin Universitas Binus, Ms Yi-Ying, untuk menjelaskan keadaan di Taiwan serta hubungan antara Taiwan dan Indonesia. Selain itu, alumni Taiwan, Rudi, juga berbagi pengalaman hidup selama di Taiwan dan menjelaskan informasi mengenai kebutuhan yang diperlukan selama belajar disana. Pada saat seminar, para penerima beasiswa juga dapat saling berkenalan. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya