Ikan Kali Brantas Diduga Makan Limbah Plastik

Abdillah Marzuqi
26/7/2018 12:00
Ikan Kali Brantas Diduga Makan Limbah Plastik
Foto mikroskopis kandungan lambung ikan. Potensial fiber dan potongan plastik ditunjukkan dengan panah.(ECOTON/Andreas Agus)

TEMUAN terbaru ECOTON mengungkapkan dugaan dampak buruk dari pencemaran limbah plastik di Kali Brantas, Jawa Timur. Dari pembedahan lambung ikan rengkik dan keting yang berasal dari kali tersebut ditemukan serat yang diduga merupakan plastik.

"Saya menemukan ada beberapa ikan yang sudah potensial fiber plastik yang termakan mereka," kata Andreas Agus Kristanto Nugroho, Penelitis Spesialis Perilaku Makan Ikan dari ECOTON saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (25/7/2018) malam. ECOTON yang berkantor di Gresik merilis hasil temuan tersebut di laman Facebook mereka pada petang itu.

Agus menjelaskan penelitian terhadap kandungan lambung ikan Kali Brantas dilakukan sejak 15 Juli 2018. Selain pada ikan rengkik dan keting, pembedahan lambung juga dilakukan pada ikan yang konsumsi lainnya yakni ikan bader, nila, jendir dan dukang. Kandungan lambung kemudian diteliti di bawah mikroskop. 

ECOTON juga sedang berkerjasama dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga untuk meneliti mikro plastik di kali yang mengalir di 18 Kabupaten/kota di Jawa Timur itu.

Penelitian kandungan lambung ikan maupun cemaran plastik di kali dilakukan karena banyaknya limbah yang ada. Pembuangan sampah plastik dan popok, yang juga didominasi material plastik, di DAS Brantas, menurut Agus, telah masuk ke badan air. 

Selain temuan dugaan kandungan plastik pada lambung ikan, Agus menjelaskan pihaknya juga menemukan ikan yang mengalami intersex.

"Di Kali Brantas kita menemukan 20% ikan mengalami intersex, mau jadi jantan ga bisa, betina ga bisa," ujarnya. Sementara ikan baung dari Kali Surabaya mengalami penghambatan pembentukan sperma. (M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya