INDONESIA dan Finlandia menjalin kerja sama dalam mempromosikan dan mendorong kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pendidikan tinggi kedua negara.
Penandatangan kerja sama berupa Memorandum of Understanding (MoU) itu dilakukan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir dengan Menteri Pendidikan dan Komunikasi Finlandia Krista Kiuru, di Helsinki. Hal itu diungkapkan Sekretaris Pertama Bidang Pensosbud KBRI Helsinki, Made P Sentanajaya di London, Selsa (28/4).
Penandatanganan MoU yang berlangsung di gedung bersejarah House of The Estates (Saatytalo) Helsinki itu merupakan kerja sama kedua negara untuk mempromosikan dan mendorong kemajuan di bidang iptek, inovasi, dan dikti.
Dalam MoU disebutkan kerja sama itu dilakukan antara lain dalam bentuk proyek dan program ilmu pengetahuan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas melalui pertukaran mahasiswa, dosen, peneliti, profesional dan ahli, konferensi ilmiah, seminar dan acara bersama lainnya.
Selain itu, kerja sama akan dikembangkan dalam bentuk pengembangan dan penilaian kurikulum dan kualifikasi, pertukaran informasi mengenai program gelar di kedua negara, serta penelitian inovatif dan berbagai praktik terbaik di bidang yang menjadi kepentingan bersama sebagai kemitraan publik-swasta-akademik.
Penandatanganan MoU di bidang iptek, inovasi, dan dikti ini akan memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dengan Finlandia yang telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun.
Pada kesempatan kunjungan kerja di Finlandia selama dua hari dari 25 sampai 26 April dimanfaatkan Menristek Dikti untuk bertemu dengan stakeholdersMenristekdikti juga memanfaatkan kesempatan kunjungan untuk berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa dan peneliti Indonesia yang tergabung dalam wadah Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Finlandia dan PPI Estonia, dalam pertemuan yang diadakan oleh Duta Besar RI Helsinki, Elias Ginting, di Wisma Duta RI di Helsinki. (H-1)